Menu

Mode Gelap
Sempat Diultimatum KPK, Bupati dan Sekda Kuansing Akhirnya Menyerahkan Diri Prakiraan Cuaca Kepri Rabu 1 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing, 10 Orang Diamankan dalam OTT Jual Beli Jabatan Mahasiswa Bisnis Digital Unilak Hilirkan Mata Kuliah “Budaya Melayu” ke Platform Digital Di Tengah Kabar OTT Bupati, Kuansing Berduka: Kadiskominfotik Doni Aprialdi Meninggal BRK Syariah Perkuat Budaya Menabung Pelajar Lewat Kejar Award 2026 dan Buka 300 Rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru

Pekanbaru

Bupati Siak Serukan Kolaborasi Hadapi Super El Nino 2026: “Jaga Gambut Tetap Basah”

badge-check


					Bupati Siak Afni Zulkifli, saat jadi narasumber dalam Rakor Lintas Sektoral di Mapolda Riau. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak Afni Zulkifli, saat jadi narasumber dalam Rakor Lintas Sektoral di Mapolda Riau. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman fenomena cuaca ekstrem Super El Nino tahun 2026.

Hal ini ditegaskan Bupati Afni, saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Mapolda Riau, Senin (27/4/2026).

Dalam forum bertajuk, “Kolaborasi Strategis Pemda, TNI-POLRI, Pelaku Usaha, dan Seluruh Elemen Masyarakat” tersebut, Bupati Afni menyerukan gerakan bahu-membahu dari tingkat kabupaten hingga ke perangkat kampung dan desa.

“Komitmen dan sinergi lintas sektoral cegah karhutla sangat dibutuhkan, ini merupakan bentuk pengabdian untuk menjaga kualitas udara Riau tetap bersih. Upaya ini diperkuat dengan beberapa poin strategis,” ularnya.

Dalam Rakor tersebut, dilakukan penandatanganan fakta integritas korporasi dan janji nyata pencegahan Karhutla oleh 40 General Manager perusahaan besar di area konsesi.

Bupati Afni memaparkan berikut poin-poin dalam Rakor itu di antaranya, dukungan Data dan Operasional: Sinergi dengan BMKG untuk data real-time, BPBD untuk kesiapan logistik/embung, serta dukungan udara (water bombing & OMC) dari Danlanud Roesmin Nurjadin.

Ia menjelaskan, Penegakan Hukum: Dukungan penuh terhadap langkah tegas Polda Riau, mulai dari tindakan preventif hingga represif bagi pelaku pembakaran, baik perorangan maupun korporasi.

Fokus Utama: Restorasi Gambut & MPA
Bupati Siak menyoroti bahwa kunci utama penanganan Karhutla di wilayahnya adalah menjaga ekosistem gambut.

“Restorasi gambut dengan pemetaan dan pengawasan ketat kawasan rawan guna memastikan gambut tetap basah. Devisa Karbon: Menjaga gambut adalah modal masa depan sebagai penyumbang devisa karbon dunia,” kata dia.

Selanjutnya, melakukan kerja sama Multi pihak, Pemerintah, Perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Akademisi bersama Lembaga Swadaya yang bergerak di bidang lingkungan (NGO) sebagai garda terdepan di tingkat desa untuk deteksi dini dan edukasi mandiri.

“Kita harus memastikan udara Riau bebas asap. Apabila gambut terbakar, pemadaman di permukaan saja tidak cukup karena bara di kedalaman tetap menyala jika kondisi lahan kering dan minim air. Kolaborasi intensif adalah kunci,” tutup Afni. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRK Syariah Perkuat Budaya Menabung Pelajar Lewat Kejar Award 2026 dan Buka 300 Rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru

30 Juni 2026 - 17:34 WIB

Pernyataan Pers Rida K Liamsi, mantan Chairman Riau Pos Group

30 Juni 2026 - 17:04 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Bedah 13 Rumah Warga Kurang Mampu di Seluruh Kabupaten/Kota

30 Juni 2026 - 12:58 WIB

Dibuka Rektor Unilak, Bina Talenta Hadirkan Dr Karmila Sari dan Para Pakar

30 Juni 2026 - 08:28 WIB

Ibu dan Anak di Pekanbaru Mengaku Jadi Korban Intimidasi dan Teror Digital, Minta Perlindungan

29 Juni 2026 - 17:09 WIB

Trending di Pekanbaru