RiauKepri.com, PEKANBARU— Di balik angka-angka hasil seleksi yang ketat, terselip harapan besar bagi masa depan perusahaan daerah. Dua kandidat calon Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP), Robi Junipa dan Muttaqim, kini tinggal selangkah lagi menuju kursi pucuk pimpinan setelah dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan.
Keduanya bukan sekadar nama dengan nilai tertinggi—7,72 untuk Robi dan 7,64 untuk Muttaqim, tetapi juga representasi dari perjalanan panjang dan kerja keras di bidangnya masing-masing.
Robi dengan latar belakang Teknik Geofisika, sementara Muttaqim dari Teknik Elektro, membawa pengalaman dan sudut pandang berbeda dalam mengelola industri migas yang penuh tantangan.
Komisaris PT BSP yang juga Ketua Pelaksana Seleksi, Heriyanto, menyebutkan bahwa proses yang dijalani kedua kandidat berlangsung terbuka dan profesional sejak awal. Dari sepuluh nama yang lolos administrasi, seluruhnya mengikuti tahapan seleksi di Jakarta hingga akhirnya mengerucut pada dua nama terbaik.
“Dua nama ini lolos dengan nilai tertinggi yang direkomendasikan dan disarankan,” ujar Heriyanto, Rabu (6/5/2026).
Kini, keduanya bersiap menghadapi tahap krusial: wawancara langsung dengan Bupati Siak, Afni, selaku pemegang saham mayoritas, yang dijadwalkan pada 12 Mei. Setelah itu, mereka juga akan menjalani proses serupa bersama SKK Migas pada 18 Mei.
Di titik inilah, perjalanan keduanya akan ditentukan, bukan hanya soal nilai, tetapi juga visi, kepemimpinan, dan kemampuan menjawab tantangan masa depan BSP. Sebab di balik seleksi ini, tersimpan harapan masyarakat Siak agar perusahaan migas kebanggaan daerah itu kembali bangkit dan memberi manfaat lebih luas.
Bagi Robi dan Muttaqim, ini bukan sekadar kompetisi. Ini adalah panggilan untuk mengemban tanggung jawab besar, membawa energi baru bagi perusahaan, dan harapan baru bagi daerah. (RK1)







