Menu

Mode Gelap
HUT ke-18 Anambas, DPRD Ajak Masyarakat Refleksikan Perjuangan Pembentukan Daerah Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian Kades Batu Berapit Sambut 15 Mahasiswa KKN UGM, Harap Bawa Inspirasi dan Kemajuan bagi Desa Meranti Raih Penghargaan Pengelolaan Aset LAMR Apresiasi Pengakuan Menkeu, Dorong Segera Transfer DBH Hari Jadi Anambas ke-18, Camat Jemaja Timur Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong untuk Kemajuan Daerah

Karimun

Zuliaifanda Bayi Penderita Jantung Bocor, Dapat Bantuan PT TIMAH Untuk Pengobatan

badge-check


					Zuliaifanda Bayi Penderita Jantung Bocor, Dapat Bantuan PT TIMAH Untuk Pengobatan Perbesar

RiauKepri.com, KUNDUR BARAT – Zuliaifanda bayi berusia 10 bulan berasal dari Desa Kundur Kecamatan Kundur Barat Karimun yang mengalami jantung bocor sejak lahir, mendapat bantuan dana pengobatan dari PT Timah Tbk, Rabu (13/05/2026).

Zuljefri orang tua dari Zuliaifanda merasa terharu dan sangat bersyukur atas kepedulian PT Timah yang memberikan bantuan dana untuk anaknya berobat ke Batam.

Ia mengatakan anak ketiganya itu telah menderita kelainan jantung bawaan sejak lahir. Saat ini usia sang anak hampir 10 bulan dan sudah beberapa kali menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Batam.

“Anak kami mengalami jantung bocor sejak lahir. Sudah tiga kali berobat ke rumah sakit di Batam. Sempat mau dioperasi, tapi terkendala biaya, sehingga pengobatan harus dilanjutkan secara bertahap,” ungkap Zuljefri.

Sejak dibiayai ke Batam kondisi anakanya kini mulai menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding sebelumnya. Jika dahulu sang buah hati kesulitan makan dan sering muntah akibat lemahnya fungsi pompa jantung, kini kondisinya mulai membaik meski masih harus menjalani pemeriksaan rutin, ujar Zuljefri.

Sebagai kepala keluarga yang bekerja serabutan, Zuljefri menjelaskan biaya transportasi dan akomodasi menjadi tantangan terbesar dalam proses pengobatan anaknya. Untuk sekali perjalanan berobat ke Batam membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Yang berat itu biaya perjalanan dan tempat tinggal selama pengobatan. Dalam waktu dekat kami juga harus kembali lagi ke Batam untuk tindakan medis,” ungkap Zuljefri.

“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH sangat membantu kami, terutama untuk biaya transportasi dan akomodasi. Terima kasih karena sudah membantu kami di tengah kesulitan, untuk melanjutkan pengobatan anak kami,” ungkap Zuljefri mengakhiri. (RK14)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Kundur Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

23 Juni 2026 - 06:16 WIB

Datok Huzrin Hood Lobi Investor Bangun Pabrik Pengolahan Hasil Pertanian di Pulau Kundur, YPKK Sepakat Prioritaskan Bidang Pertanian dan Pendidikan

20 Juni 2026 - 16:54 WIB

Diblender dan Direbus, Barang Bukti Narkotika, Dimusnahkan Lanal Karimun

20 Juni 2026 - 12:52 WIB

Peringati HUT Bhayangkara Ke 80, Polsek Kundur Gelar Nonton Bareng Dan Cek Kesehatan Gratis

20 Juni 2026 - 09:44 WIB

Indratno Atan Secara Aklamasi Terpilih Sebagai Ketua Boat Pancung Desa Sungai Buluh

17 Juni 2026 - 16:23 WIB

Trending di Karimun