Menu

Mode Gelap
Polres Bengkalis Dukung Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung Pipil di Desa Kuala Alam University Malaysia Kelantan Stuban ke BRK Syariah Dumai, Pelajari Peran BPD dalam Mendorong UMKM dan Kemajuan Daerah BRK Syariah Fasilitasi Penyaluran Dana PPKS untuk 16.021 Hektare Lahan Sawit di Riau Mengenali Malaysia Negeri Serumpun Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026 Bhabinkamtibmas Desa Pambang Pesisir Ajak Waega Mamfaat Lahan Kosong Untuk Berkebun

Uncategorized

Budi Daya Ikan Kakap Putih di Desa Sawang Laut Sangat Menjanjikan

badge-check


					Budidaya ikan kakap putih di Desa Sawang Laut Kecamatan Kundur Barat. (Foto: Humas PT Timah) Perbesar

Budidaya ikan kakap putih di Desa Sawang Laut Kecamatan Kundur Barat. (Foto: Humas PT Timah)

RiauKepri.com, KUNDUR BARAT – Budidaya ikan kakap putih di Desa Sawang Laut Kecamatan Kundur Barat sangat menjanjikan, terbukti Pokdakan Tuah Bersatu Terus mengembangkan Budidaya Kakap Putih lebih kurang 3000 bibit.

Ketua Pokdakan Tuah Bersatu Amran mengatakan sejak Tahun 2022, Pokdakan Tuah Bersatu mengembangkan budidaya kakap putih sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir sehingga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi para nelayan, ujar Amran Kamis (11/06/2026) di Sawang.

Melalui pendampingan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana, kelompok ini terus berkembang dan mampu menghasilkan panen meski menghadapi berbagai tantangan dalam proses budidaya.

Amran mengatakan, awalnya anggota kelompok hanya mengetahui budidaya kakap putih dari berbagai tayangan dan informasi yang mereka lihat. Namun berkat pelatihan yang diberikan PT TIMAH serta dukungan pelatihan dari Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, mereka mulai berani mencoba membudidayakan kakap putih secara mandiri.

“Budidaya kakap putih mulai kami rintis pada Tahun 2022. Selanjutnya pada Tahun 2023 kami mulai mendapatkan bantuan pembibitan dan pendampingan. Awalnya kami mencoba menebar 500 ekor benih kakap putih dan berhasil menghasilkan sekitar 210 kilogram ikan. Dari situ kami semakin yakin untuk mengembangkan usaha budidaya ini,” ungkap Amran semangat.

Keberhasilan awal tersebut mendorong kelompok untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas budidaya. Mereka kemudian mendapat kepercayaan untuk mengembangkan 3.000 ekor benih kakap putih berukuran 8-10 sentimeter yang juga berhasil memberikan hasil ekonomi bagi kelompok.

Meski demikian, perjalanan budidaya kakap putih tidak selalu berjalan mulus. Keterbatasan pengetahuan, mahalnya biaya pakan, hingga faktor cuaca menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Menurut Amran, dukungan PT TIMAH sangat membantu kelompok untuk tetap bertahan dan melanjutkan budidaya. Bantuan pakan yang diberikan perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha mereka.

“Kami pernah menghadapi kendala besar, terutama saat cuaca panas ekstrem pada Tahun 2025. Saat itu kami juga memiliki keterbatasan alat untuk mengukur suhu air tambak. Namun PT TIMAH terus mendampingi kami sehingga kami tetap semangat untuk belajar dan mengembangkan budidaya ini,” ungkap Amran.

Seiring perkembangan teknologi budidaya perikanan, Pokdakan Tuah Bersatu kini juga mulai mengembangkan sistem bioflok. Menurut Amran, metode ini dinilai lebih efektif karena dapat membantu mengurangi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam budidaya tambak, terutama pada fase pembesaran benih.

Zaman terus berkembang dan kami juga harus menambah ilmu. Dengan sistem bioflok, pengelolaan benih menjadi lebih efektif dan beberapa tantangan di tambak bisa diminimalkan. Saat ini kami masih terus belajar untuk mengembangkan metode tersebut, ujar Amran.

“Kalau kami melihat ke belakang, awalnya kami hanya punya cerita dan keinginan. Sekarang lokasi budidaya sudah produktif. Apa yang menjadi cita-cita kelompok sudah sekitar 70 persen terwujud. Alhamdulillah, PT TIMAH benar-benar membantu kami untuk berkembang, ujar Amran. (RK14)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Empat Terdakwa Kasus Narkotika di Meranti Dituntut Hukuman Mati

12 Juni 2026 - 06:44 WIB

368 Putra-Putri Siak Mengetuk Pintu Rumah Warga, Membawa Harapan untuk Masa Depan Daerah

5 Juni 2026 - 14:39 WIB

Polsek Rangsang Tanam Jagung Pipil di Desa Tanjung Samak

18 Mei 2026 - 12:50 WIB

LAMR dan Sejumlah Elemen Masyarakat Kembali Satukan Langkah Perjuangkan DIR

12 Mei 2026 - 19:56 WIB

Keluarga Almarhum Turnip Laporkan Dugaan Perusakan Pagar di Km 15 ke Polisi

25 April 2026 - 16:14 WIB

Trending di Uncategorized