RiauKepri.com, PEKANBARU– Asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Rabu (7/10/2026) pagi. Kondisi ini membuat jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru turun hingga 600 meter dan berdampak terhadap operasional penerbangan.
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan sejumlah penerbangan masih berjalan normal. Penerbangan IU 919, JT 279, dan QG 937 telah diberangkatkan sesuai operasional.
Namun, penerbangan Lion Air JT 292 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU) harus mengalami return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal.
“Untuk penerbangan Lion Air JT 292 rute CGK-PKU mengalami return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal ke Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.44 WIB karena kondisi cuaca di Bandara Sultan Syarif Kasim II, khususnya jarak pandang yang berada pada angka 600 meter,” ujar Achmad.
Menurutnya, kondisi operasional Bandara SSK II terus dipantau secara berkala. Aspek keamanan dan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas dalam setiap keputusan operasional.
“Kondisi operasional bandara terus kami pantau secara berkala dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan,” katanya.

Pihak bandara juga mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal dan kondisi penerbangan sebelum menuju bandara.
Kondisi udara berkabut asap tersebut terjadi di tengah meningkatnya sebaran titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Data pemantauan hingga Rabu pagi mencatat sebanyak 4.806 titik panas terdeteksi di wilayah Sumatera.
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan sebaran hotspot tertinggi, mencapai 3.689 titik. Berikutnya Jambi 438 titik, Lampung 353 titik, dan Bangka Belitung 296 titik.
Sementara di Riau terdeteksi 16 hotspot. Sebarannya meliputi Indragiri Hulu enam titik, Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Siak dua titik, Kota Pekanbaru dua titik, Kampar satu titik dan Indragiri Hilir satu titik.
Kondisi cuaca Riau pada Rabu juga masih berpotensi menyebabkan udara kabur akibat asap. Pada pagi hari, udara diprakirakan kabur hingga berawan, dengan peluang hujan ringan di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis dan Kota Dumai.
Pada siang hingga sore hari, udara masih berpotensi kabur akibat asap meski kondisi umumnya cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian wilayah Siak, Pelalawan dan Kepulauan Meranti.
Potensi kekaburan udara akibat asap diprakirakan masih berlanjut pada malam hingga dini hari. Hujan ringan hingga sedang berpeluang mengguyur sejumlah wilayah, termasuk Siak, Pekanbaru, Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis dan Dumai.
Forecaster on Duty, Alfa Nataris, mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap, terutama terhadap kesehatan sistem pernapasan.
“Masyarakat kami imbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat,” imbaunya. (RK1/*)






