RiauKepri.com, UNGAR – Camat Ungar secara resmi membuka sepak bola legend U-45, dihadiri Wakil Ketua I DPRD Karimun H Satria, SE, MH bersama anggota DPRD Karimun Timbul Sudarso, SE, di lapangan sepakbola Kelurahan Alai Kecamatan Ungar Ahad (18/10/2026).
Ketua Panitia Legend U-45 Suryadi melalui Ketua komisi pertandingan Fingky Hariyanto mengatakan sepak bola legend U-45 diikuti 20 tim, terdiri dari Kecamatan Kundur, Kundur Barat, Durai, Moro, Sugi Besar, Karimun bahkan lintas Kabupaten juga ikut dari Penyalai Kabupaten Pelalawan Riau.
Fingky menyebutkan tercetusnya kegiatan ini untuk mengenang kembali masa jayanya sepak bola di Ungar yang diinisitor PSDA (Persatuan Sepak Bola Desa Alai) dan Ketua FKPM (Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat) Abdul Gani alias Ucu Gani.
Atas nama panitia pelaksana Fingky mengucapkan terima kasih kepada Camat Ungar, Wakil Ketua I DPRD Karimun yang telah menyumbang piala untuk juara 1 – 4, begitu juga kepada para donatur yang ada di Kecamatan Ungar.

Camat Ungar Bolkya Ayadi dalam sambutannya mengatakan sepak bola di Ungar sudah melegenda sejak dulu, contohnya PSDA sudah banyak prestasi yang dicapai, bahkan bermain sampai di Johor Bahru Malaysia ketika itu, ujar Bolkya.
Atas nama pemerintah Kecamatan Ungar mengucapkan terima kasih atas inisiator panitia untuk menjalin silaturrahmi lewat sepak bola legend U- 45, mudahan acara pertandingan berjalan sukses hingga selesai.
Wakil Ketua I DPRD Karimun H Satria di sela sela acara mengatakan sangat mendukung sekali kegiatan sepak bola legend U-45 yang diselenggarakan panitia.
Kegiatan ini sangat positif sekali sebagai ajang silaturrahmi mengenang masa jaya sepak bola tempo dulu, banyak tim legend yang mengikuti pertandingan ini, ujar Satria.
Pertandingan ini sambung Satria tidak hanya menyambung silaturrahmi, namun memberikan nilai ekonomi untuk para UMKM yang ada di Ungar dan sekitarnya, ujar Satria.
Satria berpesan untuk menjung tinggi sportivitas dalam pertandingan, menang dan kalah dalam pertandingan hal yang biasa, namun yang sangat penting hubungan silaturrahmi tidak terputus, ujar Satria mengakhiri. (RK14)







