Menu

Mode Gelap
Di Meranti, WNA Asal Tiongkok Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal Gencar Polsek Rangsang Dampingi Warga Tanam Jagung, Progam Presiden Harus Berjalan  Kapolres Kepulauan Meranti Perkuat Sinergi Jelang Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Satu Atap Besar, Satu Garis Komando: PWI Pusat Tegaskan KJK Wajib Tunduk pada PWI Kepri Tindak Lanjuti MoU, SPR Pertemukan PT.TMC dengan RS. Awal Bross dan Ibnu Sina Terkait Pengelolaan Limbah Kantor Imigrasi Selatpanjang Musnahkan 42.012 Berkas Arsip Sesuai Ketentuan

Pekanbaru

Gubri Wahid Lepaskan Niat Laut dan Darat

badge-check

Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan dan Abdul Wahid, Gubernur Riau. F: Ist Perbesar

Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan dan Abdul Wahid, Gubernur Riau. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU- Gubernur Riau Abdul Wahid, memang melepaskan niatnya dalam upaya membangkitkan dan membangun ekonomi masyarakat Riau. Tak hanya persoalan transportasi udara saja yang diminta menjadi perhatian pusat, begitu jumpa dengan Menteri Pehubungan Dudy Purwagandhi, persoalan transportasi laut dan darat juga diminta kerja sama dengan pusat.

“Kami minta agar rute pelayaran lama diaktifkan kembali dan membuka rute baru demi memperkuat konektivitas antar pulau yang ada Provinsi Riau. Karena geografis Riau terdiri dari pulau-pulau kecil,” kata Gubri Wahid
kepada Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Pada kunjungan kerja Gubri Wahid bersama bupati/wali kota se-Riau, beliau mengaku sudah bertemu dengan pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP). Katanya, ada rute yang sudah lama, agar diaktifkan kembali. “Ada juga diminta rute baru, seperti Tembilahan-Batam, dan ini kami mintakan ke menteri perhubungan,” ucap Abdul Wahid.

Sementara terkait persoalan infrastruktur jalan, Gubri Wahid menyebutkan kerusakan jalan di Riau diakibatkan kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL) yang membawa sawit dan batu bara.

Dari 4 juta hektare kebun sawit, kata Gubri Wahid, hanya 1,2 juta hektare yang berizin, sisanya tidak berkontribusi bagi daerah namun menyebabkan kerusakan infrastruktur.

“Kalau bisa kedepan, transportasinya diganti dengan kereta, kami mohon dibantu agar ada jalur kereta untuk angkutan barang sehingga jalanan tidak terganggu,” pinta Gubri Wahid. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tindak Lanjuti MoU, SPR Pertemukan PT.TMC dengan RS. Awal Bross dan Ibnu Sina Terkait Pengelolaan Limbah

5 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Kejayaan Kerajaan Siak hadir di Bandara SSK II Pekanbaru

5 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Klarifikasi BSP Atas Informasi yang Beredar di Ruang Publik

5 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Usai Limbah, SPR MoU dengan Koperasi Bidik Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit dan Komuditi Pengan

4 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Keren, MoU Terkait Pengelolaan Limbah dengan PT. TMC, SPR dapat 20 Persen Keuntungan untuk PAD Riau

4 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Trending di Pekanbaru