Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Pekanbaru

Buka Festival Budaya Melayu 2024, Pj Gubri Rahman Hadi: Memperkokoh Budaya Bangsa

badge-check


					Buka Festival Budaya Melayu 2024, Pj Gubri Rahman Hadi: Memperkokoh Budaya Bangsa Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi secara resmi membuka festival budaya Melayu 2024 mengusung tema “Rempah dalam Khazanah Alam Melayu Riau: Meramu Hulu Menghimpun Muara” di Bandar Sri Melayu, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Kamis (5/9/2024).

Kedatangan Rahman Hadi dan tamu undangan lainnya disambut dengan pukulan kompang dan pencak silat sekaligus tari persembahan zapin Melayu Riau. Pembukaan festival budaya Melayu 2024 ditandai dengan pemotongan pita oleh Pj Gubernur Riau.

Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, Pj Gubernur Riau menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua yang hadir, terutama kepada Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek.

Rahman Hadi menyampaikan bahwa di tengah situasi derasnya arus global saat ini, masuknya budaya luar tidak mudah untuk dibendung. Karena itu, event Festival Budaya yang bermuatan lokal penting dilakukan.

“Festival Budaya Melayu ini tentunya sebagai sarana edukasi sekaligus cara melestarikan budaya lokal,” kata Pj Gubernur Riau.

Lanjutnya, festival ini juga menjadi sarana penting dalam memperkenalkan budaya asli Indonesia kepada generasi muda, agar mereka mengetahui begitu banyak adat istiadat di tengah masyarakat Riau.

“Melalui majelis seperti ini, akan memberikan kekuatan dan semangat yang senantiasa bagi kita untuk mengokohkan kebudayaan bangsa,” imbuhnya.

Sebagai mana diketahui, Riau merupakan kawasan hutan tanah yang direpresentasikan dalam berbagai simbol kebudayaan Melayu. masyarakat Melayu Riau yang cenderung mengidentifikasi puak-puak berdasarkan sungai-sungai besar di tempat ia bermukim.

Setidaknya, terdapat empat sungai yang mengaliri kawasan Riau, dan keseluruhan sungai itu bermuara ke Selat Melaka, kawasan pelayaran paling ramai yang menghubungkan beberapa pusat perdagangan dunia sejak masa lampau maupun masa kolonial.

“Riau memiliki irisan yang jelas terhadap Jalur Rempah, baik di sisi kebudayaan apalagi keekonomian. Peran sungai yang penting itu menjadi bagian utama yang direpresentasikan dalam bentuk tradisi-tradisi yang tak dapat dilepaskan dari sungai sebagai medianya yang menjadi khazanah budaya Melayu di Riau,” terangnya.

Ia menilai, Festival budaya Melayu 2024 ini selain menarasikan sejarah, budaya, dan masyarakat dalam literasi Jalur Rempah, juga berupaya agar tradisi dan kebiasaan yang berkait dengan khazanah rempah dan kekayaan alam Riau tersebut kembali direvitalisasi untuk masa depan kebudayaan.

Bahkan Festival Budaya Melayu ini akan menjadi ruang bersama bagi komunitas dan masyarakat umum untuk menyimpai kearifan lokal, tradisi budaya, hutan tanah serta potensi alam lingkungan dan adat istiadat untuk mengokohkan jati diri Melayu Riau dalam kenusantaraan.

“Kami ucapkan selamat ber festival, semoga dengan adanya kegiatan ini akan dapat semakin menggali potensi budaya di negeri ini yang pada akhirnya membawa kemajuan bagi kebudayaan Melayu Riau ke depannya,” tutupnya. (Galeri)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen

21 Januari 2026 - 20:40 WIB

Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau

21 Januari 2026 - 20:32 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau

21 Januari 2026 - 19:43 WIB

Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

21 Januari 2026 - 17:22 WIB

Tangis Norma Pecah di Pekanbaru, Pasutri Korban Mafia Tanah di Meranti Mencari Keadilan

20 Januari 2026 - 12:06 WIB

Trending di Meranti