Menu

Mode Gelap
BRK Syariah Salurkan CSR Rp30 Juta untuk Masjid Al-Jama’ah pada Safari Ramadan Pemprov Riau di Inhil Prakiraan Cuaca Kepri Ahad, 8 Maret 2026: Sebagian Wilayah Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang BRK Syariah Gaungkan Literasi Keuangan Syariah Lewat GERAK Syariah 2026 di Pekanbaru Bupati dan Wabup Siak Jadi Amil Zakat, Terima Langsung Zakat dari Muzakki Safari Ramadan Kecamatan Jemaja Digelar di Pulau Darak, Warga Air Biru Sampaikan Terima Kasih Malu Melayu

Advertorial

Sekdaprov Riau Himbau Kader Posyandu Harus Miliki Kualifikasi Keterampilan Dasar

badge-check


					Sekdaprov Riau Himbau Kader Posyandu Harus Miliki Kualifikasi Keterampilan Dasar Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov )Riau, SF Hariyanto menginstruksikan agar seluruh kader-kader Posyandu yang ada di Provinsi Riau memiliki kualifikasi keterampilan dasar layanan kader kesehatan bagi masyarakat.

Seperti melakukan pencatatan, pelaporan, penimbangan, pengukuran, dan melakukan penyuluhan mengenai berbagai macam program kesehatan kepada ibu hamil dan ibu balita.

“Kita perlu memastikan seluruh kader Posyandu memiliki kemampuan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi dan akses ke layanan kesehatan,” kata SF Hariyanto di Puskesmas Rumbai Pesisir. Rabu, (18/9/2024).

Apalagi menimbang dalam waktu dekat Kementerian Kesehatan RI akan melakukan kegiatan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) ke seluruh Posyandu yang ada di Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Untuk itu, Sekdaprov Riau menghimbau agar dalam pelaksanaan pengukuran dan penimbangan serentak tersebut wajib diiringi dengan pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan. Hal ini guna memastikan intervensi tersebut menghasilkan perubahan yang signifikan.

Dilaporkannya, berdasarkan hasil survei kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi stunting di Provinsi Riau mengalami penurunan, dari yang awalnya 17 persen menjadi 13,6 persen.

Namun begitu, SF Hariyanto berpesan agar Pemerintah Daerah tak cepat berpuas diri. Sebab dirinya masih mendapati beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang memiliki angka prevalensi stunting diatas target nasional yaitu 14 persen.

“Kita akan fokus pada pencapaian dan peningkatan mutu intervensi spesifik dan sensitif. Pastikan agar semua ibu hamil dan balita menerima dukungan yang mereka butuhkan untuk menghindari risiko stunting,” tutup SF Hariyanto. (Advertorial)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kian Istimewa, Safari Ramadan Bupati dan Wakil Bupati Bintan di Kelong Turut Dihadiri Gubernur Kepri

23 Februari 2026 - 13:12 WIB

Dorong Intervensi Pusat, Anggota DPRD Meranti Kawal Langsung Usulan Ketahanan Pangan ke Menteri Pertanian

14 Februari 2026 - 21:22 WIB

Terus Lahirkan Wirausaha Muda, Bupati Roby Buka Pelatihan Keahlian Barber

11 Februari 2026 - 15:15 WIB

Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas

10 Februari 2026 - 21:06 WIB

Komitmen Bupati Kepulauan Meranti dalam Pembangunan Gudang Bulog

7 Februari 2026 - 06:34 WIB

Trending di Advertorial