Menu

Mode Gelap
MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan

Meranti

Polsek Rangsang Cegah Maraknya Berita Bohong 

badge-check


					Polsek Rangsang Cegah Maraknya Berita Bohong  Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Berbagai upaya dan cara telah dilakukan Polsek Rangsang dalam Cooling System. Selain memantapkan wilayah tetap kondusif, Kapolsek Rangsang IPDA Anton Hilman SH MH juga memastikan masyarakat jangan terpancing berita bohong (Hoax)

Hal ini terlihat saat rombongan dari Aparat Kepolisian Polsek Rangsang menyambangi desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Meranti, Riau.

Kegiatan yang berlangsung pada hari ini (22/11/2024) pagi tersebut dipusatkan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 13 desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Meranti dipimpin oleh Aiptu Andri Kurniawan SH Bhabinkamtibmas desa Kedabu Rapat, dan Aipda Daniel User Bhabinkamtibmas desa Tanjung Kedabu.

Pertemuan dengan Guru, Perangkat SDN 13 desa Tanah Merah bersama Wali Murid kami lakukan dalam agenda Cooling System yang menjadikan sarana untuk semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta dapat membantu agar menjaga pemilu yang damai.

“Bersama masyarakat, komitmen kami disini selalu menjaga Kamtibmas tetap kondusif serta mengajak lapisan masyarakat untuk tetap menjaga Pemilu agar damai dan Jagan golput,” kata Kapolres Meranti AKBP Kurnia Setiyawan SIK SH melalui Kapolsek Rangsang IPDA Anton Hilman SH MH.

Dikatakan Anton, pertemuan tersebut juga membahas tentang maraknya peredaran berita bohong atau Hoax dan kami menekankan dan mengajak Masyarakat untuk menginformasikan sekecil apapun informasi terkait dengan adanya pelanggaran maupun hal yang mengganggu jalannya tahapan Pilkada 2024.

“Kita harus mencegah dan mewaspadai Maraknya konten berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, hingga kampanye provokatif mengandung unsur SARA Untuk menciptakan situasi dunia maya yang kondusif jelang Pilkada serentak 2024,” kata Anton dikonfirmasi Wartawan, (22/11/2024) pagi. (Al)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas

10 Februari 2026 - 21:06 WIB

Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM

10 Februari 2026 - 20:48 WIB

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Komitmen Bupati Kepulauan Meranti dalam Pembangunan Gudang Bulog

7 Februari 2026 - 06:34 WIB

Festival Perang Air Meranti Kembali Digelar, Masuk Karisma Event Nusantara 2026

6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Trending di Meranti