Menu

Mode Gelap
Bupati Bintan Sambut Kunjungan Wamen BKKBN, Dorong Lansia Tetap Produktif dan Perkuat Pencegahan Stunting Pengguna Jalan Diminta Waspada, Kawanan Lebah Berkumpul di Pasar Pagi Letung PWI Karimun dan PT Timah Tbk Berkolaborasi Serahkan 1 Ekor Sapi Kurban Untuk Masjid Al Muhajirin di Perumahan Gladiola Mengenal Minyak Non Konvensional (MNK): Energi Masa Depan yang Tersembunyi di Perut Bumi Indonesia BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Petir Guyur Sejumlah Wilayah Kepri pada Selasa 26 Mei 2026 Imigrasi Selatpanjang Perketat Pengawasan Orang Asing di Meranti, Jalur Tikus hingga Overstay Jadi Sorotan

Pelalawan

Pemprov Riau Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Korban Banjir di Pelalawan

badge-check


					Pemprov Riau Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Korban Banjir di Pelalawan Perbesar

RiauKepri.com, PELALAWAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan bahan pangan pokok kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan yang terdampak banjir. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 3.500 rumah di enam dari 12 kecamatan di Pelalawan terendam akibat meluapnya debit air sungai Kampar.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Riau mengirimkan bantuan berupa 2,5 ton beras, 200 dus mi instan, 150 dus air mineral, 150 kilogram gula, dan 200 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, bersama Bupati Pelalawan, Zukri, di sejumlah titik banjir.

“Kami telah melihat langsung kondisi masyarakat Pelalawan dan menyerahkan bantuan sembako ini sebagai wujud kepedulian Pemprov Riau,” ujar Zulkifli Syukur, Kamis (23/1/2025).

Selain bahan pangan, Pemprov Riau juga memberikan tenda serbaguna sebagai tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya terendam banjir. Untuk memastikan ketersediaan pangan, Zulkifli menyebutkan pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (PTPH) Provinsi Riau untuk menyalurkan tambahan 5 ton cadangan beras pemerintah daerah (CPPD).

Zulkifli mengungkapkan bahwa banjir yang melanda Riau kini telah ditetapkan dalam status siaga darurat. Pemprov Riau juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menangani dampak luapan air yang memengaruhi permukiman warga hingga Jalan Lintas Timur Jambi-Riau.

“Kami berharap Kementerian PUPR segera turun ke lapangan untuk mengambil langkah konkret, mengingat banjir ini telah berdampak luas,” tambah Zulkifli.

Bantuan ini disambut dengan rasa syukur oleh warga terdampak. Yunita Boru Harahap (52), warga Desa Pangkalan Kerinci Barat, mengatakan bahwa banjir telah memaksa keluarganya mengungsi ke posko darurat selama seminggu terakhir.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan sembako ini. Selain itu, kami juga mendapat pelayanan kesehatan gratis dari pihak Puskesmas dan Polres yang datang ke sini,” ungkap Yunita.

Ia berharap bantuan serupa terus diberikan hingga banjir surut dan situasi kembali normal. “Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan kondisi kami,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPP PKB Uji Langsung Kandidat Ketua DPC Pelalawan, Tiga Nama Lolos Tahap Penentu

23 April 2026 - 16:31 WIB

Dipimpin Tommy Kurniawan, Muscab PKB Pelalawan Tegaskan Arah Kepemimpinan ke Depan  

23 April 2026 - 16:19 WIB

Di Milad ke-60, Bupati Zukri titip harapan agar BRK Syariah Terus Hadir untuk Masyarakat Kecil

8 April 2026 - 16:20 WIB

Patroli Udara Karhutla Pelalawan, Satgas Berjibaku Padamkan Api Gambut Sepekan Lebih

4 April 2026 - 18:14 WIB

Harimau di Ujung Dermaga Kuala Kampar, Malam Mengerikan Kohai yang Tak Terlupakan

27 Februari 2026 - 18:08 WIB

Trending di Pelalawan