Menu

Mode Gelap
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak Hari Posyandu Nasional 2026, Ny. Sinta Aneng Salurkan Bantuan untuk Kader Posyandu di Kepulauan Anambas Minimalisir Kebocoran PAD, Bapenda Riau MoU Dengan BRK Syariah Terkait Pembayaran Pajak Secara Digital PT BSP Bersama SKK Migas Sumbagut Tanam Pohon di Dayun, Dorong Ekowisata dan Lingkungan Hijau Rayakan Hari Tari Sedunia, Sirih Junjung Pentaskan 10 Tari dalam Semalam Pembinaan dan Pengembangan Program Kampung CERIA Tahun 2026

Pekanbaru

Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu

badge-check


					Lagi, Nama Syamsuar Dicatuk Penipu Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sekian kalinya nama Gubernur Riau periode 2019-2023, Drs. H. Syamsuar, M.Si, digunakan orang tak bertanggung jawab
untuk kepentingan pribadi. Karenanya, masyarakat diminta berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.

Modus yang dilakukan penipu menggunakan akun atas nama “Syamsuar New” di media sosial facebook, untuk menyakinkan korban penipu memasang foto Syamsuar mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).

Penipu memulai aksinya diawali dengan memberi salam lewat messenger. Selanjutnya, jika dilayani, sang penipu mulai mengirim pesan berikutnya dengan nada lembut dan akrab. Biasanya bertanya tentang kabar dan keluarga.

Setelah lawan bicara di media sosial merasa kenal, mulailah penipu beraksi dengan merayu korban agar membantu untuk rumah ibadah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan jangan mudah percaya. Saat ini, di facebook ada akun atas nama saya dan bergambar saya, menghubungi sejumlah orang dengan mengajukan permohonan bantuan mesjid. Ini penipuan,” kata Syamsuar, Selasa (28/1/2025).

Syamsuar mengaku mengetahui adanya penipuan tersebut, karena calon korban langsung mengkonfirmasi kepada dirinya. “Ada warga melapor kepada kami soal nama kami dipakai oleh penipu, warga tersebut juga menscreenshot akun penipu itu. Ya, kami katakan itu bukan kami, itu penipuan,” ucap Syamsuar.

Syamsuar kembali meminta agar warga berhati-hati sehingga tidak menjadi korban penipuan, soalnya modus penipuan semacam ini sudah sering dilakukan penipu. “Alhamdulillah, setelah ada imbauan dari kami, warga paham dan sejauh ini tidak ada warga yang menjadi korban,” ungkap Syamsuar.

Akhir tahun 2024 lalu, nama Syamsuar juga dicatuk penipu melalui aplikasi WhatsApp. Modusnya, penipu
meminta jasa layanan catering untuk kegiatan Dinas Pertanian Kota Pekanbaru.

Dalam pesan WhatsApp yang beredar, pelaku penipuan ini menyebutkan hendak memesan jasa catering untuk acara program pertanian tanggal 14 Oktober. Pelaku juga meminta menu serta harga nasi box. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Minimalisir Kebocoran PAD, Bapenda Riau MoU Dengan BRK Syariah Terkait Pembayaran Pajak Secara Digital

1 Mei 2026 - 09:18 WIB

PT BSP Bersama SKK Migas Sumbagut Tanam Pohon di Dayun, Dorong Ekowisata dan Lingkungan Hijau

1 Mei 2026 - 07:54 WIB

LAMR Dorong Sinergikan Hukum Positif dengan Antropologis

30 April 2026 - 17:45 WIB

Mahasiswa Disabilitas Unilak Lulus 3,5 Tahun, Rektor Bangga Kampus Kian Inklusif

30 April 2026 - 06:27 WIB

Delapan Jemaah Haji Riau Sakit, Dua Batal Berangkat ke Tanah Suci

28 April 2026 - 09:01 WIB

Trending di Pekanbaru