Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Advertorial

Gubri Abdul Wahid Rakor Bersama Struktural dan Seluruh Kepala UPT Bapenda Riau, Tekankan Perbaikan Kinerja

badge-check


					Gubri Abdul Wahid Rakor Bersama Struktural dan Seluruh Kepala UPT Bapenda Riau, Tekankan Perbaikan Kinerja Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama jajaran struktural dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, pada Kamis (20/3/2025). Dalam pertemuan ini, Gubri Abdul Wahid menekankan pentingnya peningkatan kinerja serta pelayanan publik yang lebih optimal dalam mendukung target pendapatan daerah.

Rakor yang digelar di Aula Kantor Bapenda Riau tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bapenda Provinsi Riau, Evarefita serta seluruh Kepala UPT Bapenda yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Dalam arahannya, Gubri menegaskan bahwa Bapenda sebagai ujung tombak dalam pengelolaan pendapatan daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Riau ke depan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran Bapenda untuk terus melakukan perbaikan kinerja, meningkatkan sinergi, dan mengedepankan integritas dalam setiap tugas yang dijalankan.

“Saya lihat dari data yang ada, pendapatan kita secara year on year tidak banyak mengalami peningkatan. Menurut saya bapak/ibu belum bekerja secara maksimal, karena masih banyak pajak yang belum tertagih, khususnya pajak kendaraan. Karena pajak ini menjadi penyumbang hampir 50 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” ujarnya.

Selain itu, Gubri juga mengingatkan agar setiap Kepala UPT dapat lebih aktif memantau potensi penerimaan daerah di wilayah masing-masing. Ia juga meminta agar data potensi pendapatan terus diperbarui dan dioptimalkan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

“Saya ingin ada perbaikan kinerja, merit system perlu dilakukan. Mari sama-sama kita berkerja, dalam rangka menaikkan pendapatan daerah. Sehingga kalau pendapatannya naik, pembangunan untuk masyarakat akan lebih maksimal,” katanya.

Orang nomor satu di Provinsi Riau itu menegaskan akan memberikan sanksi atau punishment kepada Kepala UPT yang tidak mampu mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan. Menurutnya, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan setiap UPT menjalankan tugas sesuai harapan.

“Saya minta mulai bulan ini (Maret) minimal target tercapai 50 persen, jika tidak silakan tuan-tuan mengundurkan diri dan insentifnya tidak akan dibayarkan. Sebulan lagi saya akan lihat kembali presentasenya,” tegas Abdul Wahid. (Adv)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Haru dan Penuh Makna, BRK Syariah Lepas 12 Pegawai Menuju Tanah Suci

16 April 2026 - 11:19 WIB

Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga

15 April 2026 - 18:00 WIB

Hikayat Kerendahan Hati dan Jejak Seorang Pemimpin: Kisah Saleh Djasit dari Mata Para Tokoh

15 April 2026 - 11:36 WIB

LAMR Luncurkan Autobiografi Saleh Djasit: Jalan Hidup Anak Pujud

15 April 2026 - 09:49 WIB

Evaluasi Menyeluruh Panipahan, Kapolda Riau Lakukan Rotasi Besar dan Perkuat Perang Melawan Narkoba

15 April 2026 - 07:29 WIB

Trending di Pekanbaru