Menu

Mode Gelap
Gerakan Pramuka Gugus Depan Ambalan Raja Ali Haji dan Engku Hamidah Pangkalan SMAN 1 Ungar Berbagi Takjil Senyum Anak Yatim Warnai Belanja Lebaran Bersama Bupati Afni di Kandis Talang Mamak Minta Perlindungan dan Pendampingan LAMR Upah 4 Bulan Belum Dibayar, Eks Petugas Kebersihan Desa Rewak Datangi Kantor Desa Minta Kejelasan Pimpinan DPRD Batam Gelar RDPU, Bahas Kecelakaan Tugboat di Perairan PT ASL Bupati Bengkalis Ucapkan Selamat Ultah kepada Dandim 0303, Doakan Kelak jadi Prajurit Menyandang Bintang

Pekanbaru

Ini Sikap LAMR, Melayu Berasal Dari Palestina

badge-check


					Ketum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil saat berorasi. Perbesar

Ketum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil saat berorasi.

RiauKepri.com, PEKANBARU–Lembaga Adat Melayu (LAMR) Provinsi Riau mendukung penuh aksi bela Palestina, Pekanbaru, Ahad (20/4). Dua pucuk pimpinan lembaga tersebut hadir untuk menyatakan dukungan itu, berbaur dengan lebih dari 2.000 warga yang terus mengalir ke titik kegatan Tugu Pahlawan.

Selain hadir Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, memberi orasi adalah Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil. Tampak juga Timbalan Ketum DPH Datuk H. Tarlaili dan Bendahara Umum Datuk M. Fadhli. Selain itu terlihat Ketua DPH LAMR Datuk Aziun Asy’ari dan Sekretaris MKA Datuk Falzan Rahman serta Datuk Raja Edi Zen.

Dalam orasinya, Datuk Seri Taufik mengatakan, tidak hanya membela Palestina dalam pengertian umum, tapi juga membela dalam pengertian memelihara. “Tidak ada alasan tidak terlibat dalam pembelaan Palestina, khususnya warga Riau,” kata Datuk Seri Taufik.

Bertolak dari pandangan budaya, pembelaan Palestina selain kemanusiaan adalah sedarah. Dalam satu teori disebutkan Melayu berasal dari Palestina, hasil perkawinan Nabi Ibrahim AS dengan Siti Kenturah.

Selanjutnya, Datuk Seri menuturkan ungkapan adat, “Hidup sekampung tolong menolong, hidup senegeri beri memberi, hidup sebangsa rasa merasa, hidup seagama bela menbela. ”

Dikatakannya, Melayu identik dengan Islam, sedangkan Rasulullah menyerukan pembelaan terhadap Palestina. “Maka dari Riau, rumah besar Melayu serumpun, saya menyerukan agar Melayu Raya harus senantiasa membela Palestina. Apa tanda Melayu jati, membela agama tak takut mati. Apa tanda Melayu bertauhid, hidupnya tidak menghindar dari syahid, ” ujarnya.(RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Talang Mamak Minta Perlindungan dan Pendampingan LAMR

14 Maret 2026 - 13:08 WIB

Polda Riau Gelar Program “JALUR” di Pesisir Sungai Siak, Bagikan Ratusan Takjil dan Layanan Kesehatan Gratis

14 Maret 2026 - 05:54 WIB

Kompang Aib

14 Maret 2026 - 05:50 WIB

Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas

12 Maret 2026 - 19:17 WIB

TPID Riau Perkuat Pengendalian Inflasi, Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Idulfitri

11 Maret 2026 - 14:02 WIB

Trending di Pekanbaru