Menu

Mode Gelap
Ustadz Darmawansyah Putra : Hablum Minannas Harus Dibangun Sejak Usia Dini Program SEHATI 2026 Bantu UMKM Kepri Urus Sertifikasi Halal, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Rasakan Manfaatnya Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Ramadan di Siak, Puluhan Peserta Ramaikan Lomba 18 KUB Desa Gemuruh Dapat Bantuan Sembako Dari PT Timbak TBK Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Lurah Bersama RT RW Pasang Lampu Elektrik dan Pelite di Sepanjang Jalan

Nasional

Anggi Siahaan: Sektor Pertanian Tulang Punggung Ketahanan Pangan Nasional

badge-check


					Program memberdayakan petani, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat rantai pasok pangan di wilayah operasional perusahaan. F: Humas PT Timah Tbk Perbesar

Program memberdayakan petani, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat rantai pasok pangan di wilayah operasional perusahaan. F: Humas PT Timah Tbk

RiauKepri.com, PANGKALPINANG — Untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan mendukung program
pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada, khususnya di tengah tantangan global yang dinamis.

PT Timah menghadrikan serangkaian inisiatif program untuk memberdayakan petani, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat rantai pasok pangan di wilayah operasional perusahaan di Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Kepualauan Riau

Langkah tersebut dilakukan Holding Industri Bidang Pertambangan MIND ID dengan memberi bantuan alat pertanian berupa mesin kepada kelompok Tani Bina Tailong dan Kelompok Tani Maulana Bukit Naga di Karimun, dan alat pertanian hidropnik bagi kelompok perempuan di Setunak.

Selain itu, PT Timah juga mendukung Gapoktan Kulur Jaya di Bangka Tengah, bantuan hand tracktor rotary dan cultivator di Kabupaten Bangka dan mendukung sarana dan prasarana pembangunan rumah bibit, aquaponic dan vermikomposting di Kabupaten Bangka Barat.

Tidak hanya itu, PT Timah juga memberikan pelatihan budidaya cabai bagi Gapoktan Sinar Baru di Kabupaten Bangka Selatan dan pelatihan budidaya bawang Kelompok Tani Bina Tani di Kabupaten Belitung Timur.

Ketua Gapoktan Sinar Baru, Amir mengatakan , PT Timah membina mereka untuk melaksanakan pertanian cabai, guna mendukung ketahanan pangan dan memperkuat komoditas pertanian lokal, ujar Amir.

“PT Timah sudah memberi dukungan berupa modal usaha dan juga pendampingan teknis atau penyuluhan sejak 2023, dan semenjak itu hasil panen kami bertambah dan kualitasnya meningkat,” ungkap Amir semangat

Hal yang sama disampaikan Dedi Junaidi dari Kelompok Tani Bina Tani Dusun Ganse, saat ini pertanian bawang merah yang mereka lakukan terus berkembang dengan dukungan dari PT Timah begitu juga dengan pangsa pasarnya, ujar Dedi

“Prospek petani bawang sebenarnya cukup menjanjikan, apalagi kami dibina PT Timah sekarang. Kami juga diberikan pelatihan budidaya
bawang merah yang dapat menambah wawasan baru, sehingga kedepannya kami jadi tahu dan bisa mengembangkan budidaya bawang merah sesuai dengan ilmu yang kami dapatkan,” ungkap Dedi

Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan program di bidang pertanian yang dilaksanakan bagian dari upaya perusahaan untuk berkontribusi pada kemandirian pangan nasional, ujar Anggi

“sektor pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan Indonesia. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, petani, dan pelaku usaha, kami berkomitmen menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ungkap Anggi mengakhiri (RJ)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Koordinator KontraS Diserang Air Keras, Polisi Sisir Bukti dan CCTV

13 Maret 2026 - 20:37 WIB

Libur Nyepi dan Idulfitri, Imigrasi Sesuaikan Jadwal Layanan di Seluruh Indonesia

13 Maret 2026 - 15:07 WIB

PT TIMAH Gandeng Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Sosialiasi Pengisian SPT Tahunan Melalui Coretax

12 Maret 2026 - 15:47 WIB

PT TIMAH Raih Penghargaan TOP Digital Corporate Brand Award 2026

10 Maret 2026 - 20:51 WIB

LAMR Minta Menteri Kehutanan Batalkan Rencana Relokasi Warga TNTN di Tanah Adat Cerenti

10 Maret 2026 - 19:21 WIB

Trending di Kuansing