Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan Bina Desa Mahasiswa PBM FIB Unilak Dalami Adat Pernikahan Mempura Siak LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

Pekanbaru

Gubri: Indeks Kerukunan Umat Beragama Riau Peringkat Dua Nasional

badge-check


					Gubernur Riau, Abdul Wahid. F: Dok Perbesar

Gubernur Riau, Abdul Wahid. F: Dok

RiauKepri.com PEKANBARU –Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama dan mendukung pembangunan rumah ibadah bagi semua umat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Pesta Pembangunan dan Pengadaan Lahan Gereja HKBP Immanuel Ressort Pekanbaru II, Ahad (8/6/2025).

Riau sendiri, jelas Wahid, menempati peringkat kedua nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama. Kondisi ini senantiasa dipertahankan dengan lebih mengedepankan toleransi antarumat beragama.

Lebih jauh, Gubernur menyampaikan apresiasi atas inisiatif jemaat dalam mengembangkan kawasan gereja, termasuk pembangunan lahan parkir yang bertujuan menunjang kegiatan ibadah dan sosial.

Menurutnya, rumah ibadah perlu dikelola dengan baik agar tetap menjadi tempat yang nyaman dan layak untuk semua generasi.

Gubernur Abdul Wahid menyebut bahwa rumah ibadah bukan hanya sebagai tempat berdoa, tetapi juga sebagai pusat nilai dan pembentukan karakter. Ia berharap setiap pembangunan yang dilakukan turut memperkuat peran rumah ibadah dalam membina moral dan spiritual masyarakat.

“Kalau rumah ibadah tidak elok, generasi muda enggan datang. Maka harus dibuat nyaman dan menarik. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” ujar Wahid.

Ia juga menegaskan bahwa Riau adalah provinsi yang menjunjung tinggi nilai keberagaman. Masjid dan gereja berdiri berdampingan tanpa sekat, menjadi bukti bahwa masyarakat Riau telah hidup rukun dalam kemajemukan budaya, agama, dan etnis. (RK1)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat

10 Juni 2026 - 21:13 WIB

LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

10 Juni 2026 - 17:32 WIB

Tiga Novel Penulis Pahang-Malaysia Dibedah di Unilak, Perkuat Dialog Sastra Melayu Lintas Negara

10 Juni 2026 - 11:06 WIB

Tahun Ajaran Baru, Rahn BRK Syariah Jadi Solusi Cerdas Penuhi Kebutuhan Pendidikan Anak

10 Juni 2026 - 08:52 WIB

Polda Riau Gagalkan Peredaran 6,9 Kg Sabu, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan

9 Juni 2026 - 16:37 WIB

Trending di Pekanbaru