Menu

Mode Gelap
Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman dan Kondusif Jelang Isu Unjuk Rasa Juli Sosialisasi B2SA di Ulu Maras, Pemprov Kepri Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Ketahanan Keluarga STV di Tambelan, Disdukcapil Bintan Terbitkan 589 Dokumen Kependudukan Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan

Tanjungpinang

Gubernur Kepri Jamu Menteri Besar Kelantan, Bahas Persaudaraan Melayu dan Monumen Bahasa Nasional

badge-check


					Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyerahkan cendramata ke Menteri Besar Kelantan, Yang Amat Berhormat Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassurudin. F: Ist Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyerahkan cendramata ke Menteri Besar Kelantan, Yang Amat Berhormat Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassurudin. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menjamu Menteri Besar Kelantan, Yang Amat Berhormat Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassurudin, bersama istri, Datin Wan Nor Hanita, dalam sebuah jamuan makan malam yang berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (10/6/2025) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar memaparkan kondisi geografis Kepri yang didominasi oleh wilayah laut. “Sebanyak 96 persen wilayah Kepri terdiri dari lautan, hanya 4 persen berupa daratan. Ini menunjukkan karakter Kepri sebagai provinsi kepulauan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Kepri memiliki 2.408 pulau, dengan 394 di antaranya berpenghuni, termasuk 22 pulau yang berada di wilayah perbatasan. Kepri, lanjutnya, memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan hampir seluruh negara ASEAN.

Gubernur Ansar turut menekankan pentingnya keberagaman suku bangsa di Kepri sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan. “Keberagaman ini tidak memecah, justru memperkuat solidaritas antarwarga Kepri,” kata Ansar.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung rencana pembangunan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat. Menurutnya, monumen tersebut akan menjadi simbol penting dalam sejarah bahasa Indonesia yang berakar dari pemikiran tokoh Melayu, Raja Ali Haji. “Pulau Penyengat adalah sumber inspirasi lahirnya bahasa Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Besar Kelantan, Dato’ Haji Mohd Nassurudin, menyampaikan apresiasi atas warisan pemikiran Raja Ali Haji terhadap perkembangan bahasa Melayu. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan kekerabatan antara Kelantan dan Kepri.

“Kita semua adalah rumpun Melayu. Budaya dan bahasa kita sangat mirip. Kalau di Kepri ada Tanjungpinang, di Kelantan ada Sungai Pinang. Hubungan ini harus terus dijaga,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dato’ Nassurudin juga mengundang Gubernur Ansar dan jajaran Pemerintah Provinsi Kepri untuk melakukan kunjungan balasan ke Kelantan.

Acara diakhiri dengan pertukaran cendera mata antara kedua pemimpin sebagai simbol persahabatan dan kerjasama antara Kepri dan Kelantan. (RK9)

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan

11 Juni 2026 - 00:01 WIB

BMKG: Cuaca Kepri Didominasi Berawan dan Udara Kabur pada Rabu, 10 Juni 2026

10 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa 9 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

9 Juni 2026 - 00:01 WIB

Anggota Polda Kepri Nurtakhim, Raih Prestasi Terbaik di Polda Sulsel

8 Juni 2026 - 08:43 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 7 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

7 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau