Menu

Mode Gelap
Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman dan Kondusif Jelang Isu Unjuk Rasa Juli Sosialisasi B2SA di Ulu Maras, Pemprov Kepri Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Ketahanan Keluarga STV di Tambelan, Disdukcapil Bintan Terbitkan 589 Dokumen Kependudukan Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan

Anambas

Sosialisasi B2SA di Ulu Maras, Pemprov Kepri Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Ketahanan Keluarga

badge-check


					Sosialisasi Rumah Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Gedung Pertemuan Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur. (Foto: Bambang) Perbesar

Sosialisasi Rumah Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Gedung Pertemuan Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur. (Foto: Bambang)

‎Riaukepri.com, ANAMBAS – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau menggelar Sosialisasi Rumah Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Gedung Pertemuan Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (10/06/2026).

‎Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau, Didi Madjdi, S.E., serta dihadiri oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas DP3 Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamaluni, S.T., Camat Jemaja Timur, Kepala Desa Ulu Maras, Ketua BPD Desa Ulu Maras, Ketua TP PKK Desa Ulu Maras, kader PKK, dan masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Didi Madjdi menekankan pentingnya peran para pendamping dalam memastikan program yang telah diberikan pemerintah dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎”Bapak ibu pendamping, kami harap bapak ibu selalu mendampingi dan melakukan monitoring. Tanggung jawab itu tidak mudah dan tidak ringan. Nantinya bapak ibu juga diwajibkan membuat laporan pertanggungjawaban,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

‎”Kemarin bantuan dan program sudah turun, jadi tolong dipertanggungjawabkan pelaksanaannya seperti apa. Kemudian progres kegiatannya sudah sampai di mana,” katanya.

‎Untuk itu, Didi berharap para pendamping dapat melakukan pemantauan dan pendampingan secara berkala, serta menyampaikan laporan perkembangan kegiatan setiap bulan.

‎”Kami mohon kalau bisa setiap bulan harus ada laporan. Jika nantinya ada pertemuan dengan pihak pusat, kami bisa menyampaikan sejauh mana perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan. Itu juga menjadi salah satu bahan evaluasi, karena di beberapa tempat ada yang aktif membuat laporan, namun ada juga yang tidak membuat sama sekali,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Didi mengatakan bahwa tujuan utama program B2SA adalah mendorong pemanfaatan pangan lokal yang beragam di lingkungan rumah tangga sehingga dapat meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat.

‎Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, khususnya kaum ibu.

‎”Sebenarnya pemerintah berharap adanya keberagaman pangan lokal di rumah tangga. Kemudian pada akhirnya bisa meningkatkan nilai ekonomi. Siapa tahu melalui kegiatan ini dapat menunjang ekonomi ibu-ibu karena kegiatan ini bisa dikerjakan dari rumah,” ungkapnya.

‎Di akhir sambutannya, Didi Madjdi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Jemaja Timur, Pemerintah Desa Ulu Maras, TP PKK, serta seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada Camat Jemaja Timur, Pemerintah Desa Ulu Maras, TP PKK, dan seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mengikuti kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.

‎Ia berharap kegiatan sosialisasi B2SA dapat menjadi langkah awal dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pangan lokal secara optimal guna mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

‎”Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Potensi pangan lokal yang ada di desa juga harus dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Didi. (RK 15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sosialisasi B2SA Digelar di Ulu Maras, Dorong Ketahanan Pangan dan Keluarga Sehat

10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Jumat Siantan Berseri Resmi Diluncurkan, Syamsir Ajak Warga Wujudkan Siantan Bersih dan Asri

10 Juni 2026 - 07:41 WIB

Hadiri Rapat TIMPORA, Tetti Amalia Dorong Sinergi Pengawasan WNA di Wilayah Kepulauan

9 Juni 2026 - 20:02 WIB

Rapat Koordinasi TIMPORA Jemaja Bahas Penguatan Pengawasan dan Penegakan Hukum Keimigrasian

9 Juni 2026 - 15:27 WIB

DP3 Anambas Bersihkan Pantai Pasir Putih, Wujud Kepedulian terhadap Ekosistem Laut

9 Juni 2026 - 11:43 WIB

Trending di Anambas