Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan Bina Desa Mahasiswa PBM FIB Unilak Dalami Adat Pernikahan Mempura Siak LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

Meranti

Angin Kencang, Kebakaran Lahan Di Meranti Mencapai 50 Hektar

badge-check


					Angin Kencang, Kebakaran Lahan Di Meranti Mencapai 50 Hektar Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Memasuki hari ke empat (4) Samapta Polres Meranti dan tim gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta melakukan pendinginan di Wilayah Desa Tanjung Peranap Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Senin (21/07/2025).

Upaya pendinginan saat ini dilakukan oleh 75 tim gabungan dari Polres Kepulauan Meranti, TNI, MPA Desa Tanjung Peranap, dan Karyawan PT ITA, yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Kepulauan Meranti AKP Timur Brata Yuda, S.H.

Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di desa tanjung peranap berhasil dipadamkan saat ini dilakukan pendinginan oleh tim gabungan.

“Luas gambut yang terbakar lebih kurang 50 Hektar dan seluruhnya telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. Namun dibeberapa titik area yang terbakar, tampak masih mengeluarkan asap. Dan hingga saat ini, TNI – Polri masih terus bersinergi dan masih berjibaku bersama tim gabungan lainnya melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi asap yang keluar dan api dianggap benar-benar sudah padam,” kata Kapolres.

Kapolres mengakui upaya pemadaman api di lahan gambut yang kering cukup membuat kewalahan. Ditambah akses jalan menuju lokasi pemadaman sangat sulit dilalui dengan berjalan kaki dan ditumbuhi semak belukar.

“TNI – Polri bersama tim gabungan telah berupaya membuat jalan perintis untuk memudahkan mobilisasi personil serta alat pemadaman, apalagi Sumber Air terbatas serta cuaca di lokasi titik api saat ini sangat panas disertai angin kencangi,” terang AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH.

Ia juga mengungkapkan Anggota TNI bersama gabungan Personil Polres Kepulauan Meranti dan personel Polsek Tebing Tinggi Barat dibantu MPA Desa Tanjung Peranap, serta masyarakat telah melakukan pemadaman manual dengan alat yang tersedia untuk mencegah meluasnya titik api.

“Upaya pendinginan dan pemblokiran areal telah dilaksanakan untuk mengantisipasi sisa bara api yang masih menyala dengan melakukan penggalian Sumur untuk mencari sumber air.” Jelasnya. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan

10 Juni 2026 - 19:54 WIB

Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

10 Juni 2026 - 09:49 WIB

Di Meranti, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel

7 Juni 2026 - 18:54 WIB

Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Labu dan Cabai Rawit Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Tebing Tinggi

5 Juni 2026 - 09:41 WIB

Bupati Asmar Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Iklim Ekstrem

4 Juni 2026 - 19:16 WIB

Trending di Meranti