Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Riau

Gubri Tinjau Koperasi Merah Putih, Warga Desa Bisa Belanja Murah dan Tarik Tunai Tanpa ke Kota

badge-check


					Gubri Abdul Wahid saat meninjau koperasi merah putih di Kampar. Perbesar

Gubri Abdul Wahid saat meninjau koperasi merah putih di Kampar.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Gubernur Riau, Abdul Wahid, meninjau langsung Koperasi Merah Putih di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Senin (21/7/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Riau memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui koperasi yang menyediakan kebutuhan pokok hingga layanan keuangan.

Koperasi Merah Putih kini menjadi harapan baru warga desa. Di tempat ini, masyarakat tidak hanya bisa membeli sembako dengan harga terjangkau, tetapi juga bisa setor tunai, tarik tunai, transfer bank, bayar tagihan, bahkan mengajukan KUR, semuanya tanpa harus ke kota.

“Harga gas LPG di sini hanya Rp22 ribu, lebih murah dari pasaran yang Rp24 ribu. Ini sangat membantu warga,” ujar Gubri Wahid.

Menurutnya, koperasi ini secara nyata memangkas rantai distribusi barang yang selama ini membuat harga melonjak. Barang-barang pokok kini datang langsung dari distributor yang bekerja sama dengan BUMN.

Gubri menegaskan pentingnya koperasi dikelola secara profesional dan transparan agar bisa bertahan dan dipercaya masyarakat. Ia berharap koperasi tak hanya ramai saat peluncuran, tapi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi warga desa.

“Koperasi ini dibangun atas asas kekeluargaan. Kalau pengurus dan anggota saling terbuka dan jujur, maka koperasi bisa langgeng dan manfaatnya terus dirasakan,” katanya.

Saat ini, sudah ada 1.861 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh Riau. Pemprov Riau, melalui dinas terkait, juga terus memberi dukungan berupa pelatihan, alat operasional, hingga pendampingan teknis agar koperasi tetap berjalan dan berkembang.

Gubri optimistis koperasi bisa menjadi solusi konkret untuk menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, dan memperkuat ekonomi lokal.

“Koperasi adalah ujung tombak ekonomi desa. Kita ingin rakyat bisa belanja murah, menabung, dan berkembang dari desa sendiri,” tutup Wahid. (RK5)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak: Jika Belum Bisa Melayani dengan Baik, Jangan Malu Minta Maaf

12 Januari 2026 - 14:53 WIB

Dua Kakak Beradik Mahasiswi Unri Tewas di Jalan Lintas Bangkinang–Pekanbaru

12 Januari 2026 - 12:49 WIB

PT BSP Berprestasi dan Peduli, Konsisten Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

12 Januari 2026 - 12:40 WIB

Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid

12 Januari 2026 - 09:45 WIB

Pakar: Pipa Gas PT TGI Meledak Lagi Karena Tidak Ada Inspeksi Menyeluruh

11 Januari 2026 - 11:45 WIB

Trending di Inhu