Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

Riau

Gubri Tinjau Koperasi Merah Putih, Warga Desa Bisa Belanja Murah dan Tarik Tunai Tanpa ke Kota

badge-check

Gubri Abdul Wahid saat meninjau koperasi merah putih di Kampar. Perbesar

Gubri Abdul Wahid saat meninjau koperasi merah putih di Kampar.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Gubernur Riau, Abdul Wahid, meninjau langsung Koperasi Merah Putih di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Senin (21/7/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Riau memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui koperasi yang menyediakan kebutuhan pokok hingga layanan keuangan.

Koperasi Merah Putih kini menjadi harapan baru warga desa. Di tempat ini, masyarakat tidak hanya bisa membeli sembako dengan harga terjangkau, tetapi juga bisa setor tunai, tarik tunai, transfer bank, bayar tagihan, bahkan mengajukan KUR, semuanya tanpa harus ke kota.

“Harga gas LPG di sini hanya Rp22 ribu, lebih murah dari pasaran yang Rp24 ribu. Ini sangat membantu warga,” ujar Gubri Wahid.

Menurutnya, koperasi ini secara nyata memangkas rantai distribusi barang yang selama ini membuat harga melonjak. Barang-barang pokok kini datang langsung dari distributor yang bekerja sama dengan BUMN.

Gubri menegaskan pentingnya koperasi dikelola secara profesional dan transparan agar bisa bertahan dan dipercaya masyarakat. Ia berharap koperasi tak hanya ramai saat peluncuran, tapi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi warga desa.

“Koperasi ini dibangun atas asas kekeluargaan. Kalau pengurus dan anggota saling terbuka dan jujur, maka koperasi bisa langgeng dan manfaatnya terus dirasakan,” katanya.

Saat ini, sudah ada 1.861 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh Riau. Pemprov Riau, melalui dinas terkait, juga terus memberi dukungan berupa pelatihan, alat operasional, hingga pendampingan teknis agar koperasi tetap berjalan dan berkembang.

Gubri optimistis koperasi bisa menjadi solusi konkret untuk menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, dan memperkuat ekonomi lokal.

“Koperasi adalah ujung tombak ekonomi desa. Kita ingin rakyat bisa belanja murah, menabung, dan berkembang dari desa sendiri,” tutup Wahid. (RK5)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Empat Daerah di Riau Tuntas Bayar Gaji dan TPP ke-13, Siak Masuk Daftar Meski Dihimpit Tekanan Fiskal

20 Juli 2026 - 15:33 WIB

Lantaklah!

19 Juli 2026 - 07:00 WIB

Belalai Kuasa

18 Juli 2026 - 05:55 WIB

MUI Sesalkan Kericuhan DPRD, Minta Kembali ke Adab Melayu

17 Juli 2026 - 20:45 WIB

Trending di Pekanbaru