Menu

Mode Gelap
Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan Polsek Pinggir Gagalkan Peredaran Sabu, Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 1,96 Gram Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bengkalis, Polres Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis

Riau

Sambut Sensus Ekonomi 2026, Afni Dorong Data Jadi Jalan Hidup Warga Siak

badge-check

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli saat memberi arahan. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli saat memberi arahan. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK – Harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat menjadi benang merah dalam langkah Pemerintah Kabupaten Siak menyambut Sensus Ekonomi 2026. Bupati Siak, Afni, menegaskan bahwa data bukan sekadar angka statistik, melainkan pijakan nyata untuk membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi arah pembangunan sosial ekonomi daerah dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Jumat (17/4/2026).

Di hadapan para kepala dinas dan pemangku kebijakan, Afni mengingatkan bahwa setiap angka yang tercatat merepresentasikan kondisi riil masyarakat. Mulai dari angka kemiskinan, pengangguran, hingga kondisi sosial lainnya, semuanya harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan warga. “Data bukan sekadar angka, tapi action. Gunakan data ini untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, keakuratan data menjadi kunci penting, sebab informasi yang sampai ke pemerintah pusat akan sangat menentukan arah kebijakan nasional yang berdampak hingga ke daerah.

Lebih jauh, Afni menekankan pentingnya menjaga stabilitas sektor ekonomi unggulan Siak seperti industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Ia mengingatkan, jika sektor-sektor tersebut terganggu, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Di sisi lain, tingginya angka pengangguran menjadi perhatian serius. Afni mencoba melihat persoalan ini dari sudut pandang yang lebih dekat dengan kehidupan warga, khususnya generasi muda yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Ia pun mendorong solusi konkret dengan menginstruksikan Dinas Pertanian dan Dinas Ketenagakerjaan menyiapkan lahan bagi anak muda untuk mulai berusaha di sektor pertanian. “Coba siapkan lahan, dua hektare saja untuk anak muda yang pengangguran. Kita arahkan mereka agar bisa berusaha,” ujar Afni.

Langkah ini diharapkan bukan hanya menekan angka pengangguran, tetapi juga melahirkan wirausaha muda baru di tingkat kecamatan, yang mampu berdiri di kaki sendiri dan berkontribusi pada ekonomi daerah.

Di akhir arahannya, Afni mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus yang akan mendata langsung ke rumah-rumah warga.

Bagi pemerintah daerah, sensus ini bukan sekadar pendataan, melainkan upaya memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berangkat dari realitas hidup masyarakat, agar pembangunan tidak lagi jauh dari kebutuhan mereka, tetapi hadir sebagai solusi yang dirasakan langsung. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau