Menu

Mode Gelap
Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta Oknum Guru Honorer di Meranti Ditangkap Empat Pelaku Pemuja Narkotika Dibekuk di Rupat, Polisi Amankan Sabu 1,13 Gram Haru dan Penuh Makna, BRK Syariah Lepas 12 Pegawai Menuju Tanah Suci Bathin Solapan Diguncang! Pengedar Sabu 8,40 Gram Diringkus Polres Bengkalis Pansus DPRD Kota Batam Dalami Kinerja OPD, Gelar Rapat Lanjutan Pembahasan LKPj Wali Kota Tahun Anggaran 2025

Riau

Pacu Jalur Mendunia, Siap Sambut Tamu Mancanegara

badge-check


					Gubernur Riau Abdul Wahid dan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby. Perbesar

Gubernur Riau Abdul Wahid dan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Festival Pacu Jalur 2025 yang akan digelar pada 21–24 Agustus mendatang di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Riau, diprediksi akan menjadi perhelatan budaya terbesar sepanjang sejarahnya. Bukan hanya karena lomba dayung tradisional yang telah mengakar ratusan tahun, namun juga berkat viralnya sosok Rayyan Arkan Dhika, bocah penari kecil di ujung jalur yang memikat perhatian nasional dan internasional.

Rayyan, yang tampil penuh semangat di ujung perahu dengan gerakan khas Melayu sambil memompa semangat pendayung, telah mencuri hati jutaan penonton di media sosial. Aksinya bukan hanya simbol semangat, tetapi juga wajah dari tradisi yang hidup dan dicintai generasi muda.

Gubernur Riau Abdul Wahid mengatakan, momen viral ini menjadi titik balik dalam promosi budaya Riau. “Biasanya yang menonton hanya warga lokal dan sebagian dari luar Riau. Sekarang tamu dari mancanegara menyatakan akan datang langsung,” ujar Wahid saat memaparkan rencana kegiatan, Selasa (22/7).

Wahid menekankan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai penggerak ekonomi dan budaya. Namun ia mengingatkan, pengembangan festival tetap harus menjaga akar tradisi dan karakter masyarakat lokal. “Kita akan libatkan sponsor, tapi tanpa mengubah nilai budaya yang sudah turun-temurun,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kenyamanan pengunjung. Ketersediaan transportasi, penginapan, dan harga kebutuhan harus terkontrol agar wisatawan tidak merasa terbebani. “Ini momen emas untuk memperkenalkan pacu jalur ke dunia. Kalau ditata baik, festival ini bisa jadi ikon tahunan berskala internasional,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyatakan persiapan festival hampir rampung. Ia memastikan koordinasi dengan event organizer berjalan optimal untuk menjaga kualitas acara dan kenyamanan pengunjung.

“Kami sedang menyiapkan hotel, homestay, dan transportasi. Juga mengatur agar tak ada harga yang mencekik. Ini pesta rakyat, harus ramah bagi semua,” ucapnya.

Dengan semangat “Kayuah!”, festival pacu jalur tahun ini tak hanya akan menjadi ajang lomba perahu, tetapi juga perayaan budaya yang menyentuh hati, dari bocah kecil di ujung jalur, hingga sambutan dunia yang tak terduga. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

16 April 2026 - 12:47 WIB

10 Nama Lolos Administrasi Calon Direktur BSP, Lanjut UKK di Jakarta

14 April 2026 - 11:43 WIB

Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah Lain Meniru

14 April 2026 - 07:56 WIB

Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan

12 April 2026 - 16:26 WIB

Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

12 April 2026 - 15:33 WIB

Trending di Pekanbaru