Menu

Mode Gelap
Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah Menampi Dedap Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat Billy Yusak Resmi Memimpin BM Kosgoro 1957 Bintan

Riau

Pemancing Bisa Jadi Penyumbang Karhutla Riau

badge-check


					Upaya pemadaman api oleh Polres Dumai, Senin (20/7). Perbesar

Upaya pemadaman api oleh Polres Dumai, Senin (20/7).

RiauKepri.com, PEKANBARU- Ini peringatan bagi masyarakat yang hobi mancing, terutama yang mancing di hutan atau di parit. Soalnya, untuk menghalau nyamuk ataupun agas pemancing biasanya merokok dan membuang puntung rokok sembarangan, ini bisa menjadi awal punca Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Karena kondisi gambut saat ini sangat kering dan rentan terbakar, Kapolres Dumai, AKBP Angga F Herlambang, mengimbau agar pemancing memperhatikan puntung rokok.

“Bagi pemancing di kanal atau parit, dan di semak-semak, yang merokok jangan sembarang membuang puntung rokoknya. Kondisi gambut dan tanaman ilalang yang mengering itu mudah terbakar,” kata Angga.

Angga yang saat ini disibukan dengan Karhutla di Kecamatan Dumai Barat dan Sungai Sembilan, Kota Dumai, menyebutkan bahwa dua titik karhutla ini merupakan tanah gambut, yang kedalamannya mencapai tiga meter. Sehingga banyak asap yang dihasilkan.

“Luas lahan di dua titik karhutla ini sekitar 20 hektar. Upaya pemadaman kami bersama TNI, BPBD dan Manggala Agni, masih berupaya memadamkan api. Jumlah petugas gabungan 100 orang. Kondisi saat ini api berada di dalam gambut sedalam tiga meter,” kata Angga.

Angga menjelaskan, petugas gabungan berjibaku untuk memutus penjalaran api, agar kebakaran tidak semakin meluas. Namun, cuaca panas dan angin kencang serta asap, cukup mengganggu proses pemadaman.

Di samping melakukan pemadaman, pihak kepolisian juga menyelidik penyebab karhutla tersebut.

Mengingat musim kemarau saat ini, Angga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Karena kondisi gambut saat ini sangat kering dan rentan terbakar.

“Kemudian kepada pemancing yang merokok jangan sembarang membuang puntung rokoknya,” ucap Angga. (RK5)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah

18 Januari 2026 - 14:30 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI

18 Januari 2026 - 06:02 WIB

Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat

17 Januari 2026 - 23:39 WIB

Trending di Bengkalis