Menu

Mode Gelap
TJA Minta Maxim Stop Rekrutmen Driver Baru, Tunduk Terhadap Pergub Tarif Atas Bawah MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026

Meranti

Empat Hari Melawan Api, Personel Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api di Rangsang 

badge-check


					Empat Hari Melawan Api, Personel Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api di Rangsang  Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Kebakaran lahan seluas lebih kurang 1 hektare terjadi di Desa Sonde, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Senin, 28 Juli 2025.

Hingga hari keempat, tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Rangsang, IPDA D. Turnip, S.E., menyampaikan bahwa proses pemadaman dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari Polsek Rangsang, TNI, perangkat Desa Sonde, MPA, PT. SRL, dan BPBD.

Pemadaman menghadapi kendala serius akibat keterbatasan sumber air. Tim hanya dapat mengandalkan air pasang laut, sehingga aktivitas pemadaman berlangsung terbatas, yakni dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, tergantung kondisi air laut. Peralatan yang digunakan antara lain mesin ministrake dan robin, namun debit air yang tidak stabil turut memperlambat proses pemadaman.

“Api memang sudah berhasil dikendalikan, tapi proses pendinginan masih berlangsung. Masih ada asap-asap yang muncul, dan jika ditinggalkan bisa memicu api kembali menyala,” ujar IPDA Turnip.

Selain pemadaman, personel juga secara rutin memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta meminta agar segera melapor jika menemukan titik api baru. Mitigasi tetap dilakukan secara intensif setiap hari.

Petugas posko yang berada di lokasi juga memastikan kegiatan tidak dilakukan hingga malam hari demi faktor keselamatan. “Kami fokuskan kegiatan sampai sore hari saja. Malam hari berisiko tinggi bagi keselamatan anggota di lapangan,” tambahnya.

“Kami dari Pihak kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), demi menjaga lingkungan dan keselamatan bersama,” terangnya.

Diketahui dilokasi yang berbeda, Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres, TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan perwakilan perusahaan turun langsung melakukan pemadaman di wilayah Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dipimpin oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika, S.H., M.H.(RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas

10 Februari 2026 - 21:06 WIB

Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM

10 Februari 2026 - 20:48 WIB

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Komitmen Bupati Kepulauan Meranti dalam Pembangunan Gudang Bulog

7 Februari 2026 - 06:34 WIB

Festival Perang Air Meranti Kembali Digelar, Masuk Karisma Event Nusantara 2026

6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Trending di Meranti