Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan Bina Desa Mahasiswa PBM FIB Unilak Dalami Adat Pernikahan Mempura Siak LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

Meranti

Empat Hari Melawan Api, Personel Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api di Rangsang 

badge-check


					Empat Hari Melawan Api, Personel Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api di Rangsang  Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Kebakaran lahan seluas lebih kurang 1 hektare terjadi di Desa Sonde, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Senin, 28 Juli 2025.

Hingga hari keempat, tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Rangsang, IPDA D. Turnip, S.E., menyampaikan bahwa proses pemadaman dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari Polsek Rangsang, TNI, perangkat Desa Sonde, MPA, PT. SRL, dan BPBD.

Pemadaman menghadapi kendala serius akibat keterbatasan sumber air. Tim hanya dapat mengandalkan air pasang laut, sehingga aktivitas pemadaman berlangsung terbatas, yakni dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, tergantung kondisi air laut. Peralatan yang digunakan antara lain mesin ministrake dan robin, namun debit air yang tidak stabil turut memperlambat proses pemadaman.

“Api memang sudah berhasil dikendalikan, tapi proses pendinginan masih berlangsung. Masih ada asap-asap yang muncul, dan jika ditinggalkan bisa memicu api kembali menyala,” ujar IPDA Turnip.

Selain pemadaman, personel juga secara rutin memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta meminta agar segera melapor jika menemukan titik api baru. Mitigasi tetap dilakukan secara intensif setiap hari.

Petugas posko yang berada di lokasi juga memastikan kegiatan tidak dilakukan hingga malam hari demi faktor keselamatan. “Kami fokuskan kegiatan sampai sore hari saja. Malam hari berisiko tinggi bagi keselamatan anggota di lapangan,” tambahnya.

“Kami dari Pihak kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), demi menjaga lingkungan dan keselamatan bersama,” terangnya.

Diketahui dilokasi yang berbeda, Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres, TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan perwakilan perusahaan turun langsung melakukan pemadaman di wilayah Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dipimpin oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika, S.H., M.H.(RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan

10 Juni 2026 - 19:54 WIB

Panen Jagung Kuartal II di Teluksamak Hasilkan 1,3 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

10 Juni 2026 - 09:49 WIB

Di Meranti, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel

7 Juni 2026 - 18:54 WIB

Bhabinkamtibmas Cek Pertanian Labu dan Cabai Rawit Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Tebing Tinggi

5 Juni 2026 - 09:41 WIB

Bupati Asmar Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Iklim Ekstrem

4 Juni 2026 - 19:16 WIB

Trending di Meranti