Menu

Mode Gelap
Sayang Bini Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan

Meranti

Empat Hari Melawan Api, Personel Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api di Rangsang 

badge-check

Empat Hari Melawan Api, Personel Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api di Rangsang  Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Kebakaran lahan seluas lebih kurang 1 hektare terjadi di Desa Sonde, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Senin, 28 Juli 2025.

Hingga hari keempat, tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Rangsang, IPDA D. Turnip, S.E., menyampaikan bahwa proses pemadaman dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari Polsek Rangsang, TNI, perangkat Desa Sonde, MPA, PT. SRL, dan BPBD.

Pemadaman menghadapi kendala serius akibat keterbatasan sumber air. Tim hanya dapat mengandalkan air pasang laut, sehingga aktivitas pemadaman berlangsung terbatas, yakni dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, tergantung kondisi air laut. Peralatan yang digunakan antara lain mesin ministrake dan robin, namun debit air yang tidak stabil turut memperlambat proses pemadaman.

“Api memang sudah berhasil dikendalikan, tapi proses pendinginan masih berlangsung. Masih ada asap-asap yang muncul, dan jika ditinggalkan bisa memicu api kembali menyala,” ujar IPDA Turnip.

Selain pemadaman, personel juga secara rutin memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta meminta agar segera melapor jika menemukan titik api baru. Mitigasi tetap dilakukan secara intensif setiap hari.

Petugas posko yang berada di lokasi juga memastikan kegiatan tidak dilakukan hingga malam hari demi faktor keselamatan. “Kami fokuskan kegiatan sampai sore hari saja. Malam hari berisiko tinggi bagi keselamatan anggota di lapangan,” tambahnya.

“Kami dari Pihak kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), demi menjaga lingkungan dan keselamatan bersama,” terangnya.

Diketahui dilokasi yang berbeda, Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres, TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan perwakilan perusahaan turun langsung melakukan pemadaman di wilayah Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dipimpin oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika, S.H., M.H.(RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

25 Juli 2026 - 06:20 WIB

Kapolres Kepulauan Meranti Silaturahmi dengan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

24 Juli 2026 - 21:38 WIB

Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti

24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Bhabinkamtibmas Selatpanjang Selatan Cek Ketahanan Pangan Pertanian Warga

24 Juli 2026 - 10:51 WIB

HAN 2026 Jadi Momentum Camat Pulau Merbau Motivasi Anak Raih Masa Depan Gemilang

23 Juli 2026 - 19:16 WIB

Trending di Meranti