Menu

Mode Gelap
Sambut Ramadhan 1447 H, PKK dan Kader Posyandu Isi Tausiyah dan Salurkan Paket Sembako Dua Pria Nekat Garap Hutan Lindung TWA Sungai Dumai Jadi Kebun Sawit Polsek Rangsang Bantu Korban Kebakaran Rumah Hanya Tiga Perusahaan Resmi Tambang Pasir di Bintan, Selain Itu Illegal Jemput Bola ke Pulau-Pulau, Imigrasi Selatpanjang Luncurkan Program Limau 1500 Paket Habis Terjual dalam Pasar Murah AMT di Meranti

Nasional

Berdelau, Musyawarah V LARM se-Sumatera Ditutup dengan Deklarasi Dukung DIR dan Negara Palestina

badge-check


					Deklarasi dukung DIR dan Negara Palestina. Perbesar

Deklarasi dukung DIR dan Negara Palestina.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Rangkaian akhir Musyawarah V Sekretariat Bersama Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) se-Sumatera dengan mendeklarasikan dukungan terwujudnya Daerah Istimewa Riau (DIR) dan dukungan terhadap negara Palestina, pada Ahad (10/8/2025) di Balairung Tennas Effendi, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Deklarasi ini menjadi penegasan sikap bersama para pemangku adat, tokoh masyarakat, dan LARM se-Sumatera yang hadir, bahwa Riau memiliki nilai historis, kultural dan strategis yang layak mendapatkan status daerah istimewa Selain itu, dukungan terhadap Palestina disampaikan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan umat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menegaskan bahwa dukungan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi tekad kolektif untuk memperjuangkan hak-hak Riau sebagai daerah istimewa yang berlandaskan sejarah dan budaya Melayu. Kita juga menegaskan komitmen membela kemerdekaan Palestina dan mendukung kebijakan pemerintah Indonesia yang secara konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” ucap Datuk Seri Taufik.

Datuk Seri Taufik juga menambahkan bahwa perjuangan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral masyarakat Melayu.

“Masyarakat Melayu sejak dahulu menjunjung tinggi nilai keadilan, persaudaraan, dan kemerdekaan. Memperjuangkan status daerah istimewa bagi Riau dan mendukung Palestina adalah wujud nyata dari nilai-nilai itu,” ungkap Datuk Seri Taufik.

Sebagaimana diketahui bahwa Musyawarah V Sekber LARM se-Sumatera ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 8-10 Agustus 2025 di Balai Adat LAMR Riau, Jalan Diponogoro, Pekanbaru.

Musyawarah Sekber LARM se-Sumatera ini diikuti delapan provinsi dari sepuluh provinsi yang bergabung dalam Sekber LARM se-Sumatera. Adapun yang hadir Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Riau sebagai tuan rumah. Sedangkan Aceh dan Lampung tidak bisa hadir lantaran pada saat bersamaan ada acara adat di tempat mereka masing-masing. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Pria Nekat Garap Hutan Lindung TWA Sungai Dumai Jadi Kebun Sawit

12 Februari 2026 - 16:39 WIB

Milad ke-6, JMSI Inhu Taja HPN 2026 dan Perkuat Sinergi dengan Pemda

12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Siak Masih Terfokus Pada Masa Klasik

12 Februari 2026 - 12:27 WIB

Khawatir Melarikan Diri, Oknum Kades Tarai Bangun Ditahan Polres Kampar

12 Februari 2026 - 12:13 WIB

Enam Hari Berjibaku Karhutla di Desa Damai, Hotspot Riau Terbanyak di Sumatera

12 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Bengkalis