Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis Reses di Letung, Ismeth Abdullah Tampung Aspirasi Warga Jemaja soal Listrik, Kesehatan, dan Infrastruktur Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Perkuat Identitas Pariwisata dan Budaya Tarik 650 Peserta Lokal dan Mancanegara, Bintan Trekking 2026 Dongkrak Pariwisata dan UMKM Bhabinkamtibmas Desa Alahair Cek Peternakan Kambing Warga Dukung Ketahanan Pangan

Nasional

Berdelau, Musyawarah V LARM se-Sumatera Ditutup dengan Deklarasi Dukung DIR dan Negara Palestina

badge-check

Deklarasi dukung DIR dan Negara Palestina. Perbesar

Deklarasi dukung DIR dan Negara Palestina.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Rangkaian akhir Musyawarah V Sekretariat Bersama Lembaga Adat Rumpun Melayu (LARM) se-Sumatera dengan mendeklarasikan dukungan terwujudnya Daerah Istimewa Riau (DIR) dan dukungan terhadap negara Palestina, pada Ahad (10/8/2025) di Balairung Tennas Effendi, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Deklarasi ini menjadi penegasan sikap bersama para pemangku adat, tokoh masyarakat, dan LARM se-Sumatera yang hadir, bahwa Riau memiliki nilai historis, kultural dan strategis yang layak mendapatkan status daerah istimewa Selain itu, dukungan terhadap Palestina disampaikan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan umat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menegaskan bahwa dukungan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi tekad kolektif untuk memperjuangkan hak-hak Riau sebagai daerah istimewa yang berlandaskan sejarah dan budaya Melayu. Kita juga menegaskan komitmen membela kemerdekaan Palestina dan mendukung kebijakan pemerintah Indonesia yang secara konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” ucap Datuk Seri Taufik.

Datuk Seri Taufik juga menambahkan bahwa perjuangan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral masyarakat Melayu.

“Masyarakat Melayu sejak dahulu menjunjung tinggi nilai keadilan, persaudaraan, dan kemerdekaan. Memperjuangkan status daerah istimewa bagi Riau dan mendukung Palestina adalah wujud nyata dari nilai-nilai itu,” ungkap Datuk Seri Taufik.

Sebagaimana diketahui bahwa Musyawarah V Sekber LARM se-Sumatera ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 8-10 Agustus 2025 di Balai Adat LAMR Riau, Jalan Diponogoro, Pekanbaru.

Musyawarah Sekber LARM se-Sumatera ini diikuti delapan provinsi dari sepuluh provinsi yang bergabung dalam Sekber LARM se-Sumatera. Adapun yang hadir Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Riau sebagai tuan rumah. Sedangkan Aceh dan Lampung tidak bisa hadir lantaran pada saat bersamaan ada acara adat di tempat mereka masing-masing. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sayang Bini

26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kelemahan Melayu

25 Juli 2026 - 06:32 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Dukung Program Unggulan Kapolda Riau, Ditpolairud dan Polres Rohil Gelar Aksi ‘JALUR’ di Panipahan

24 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Riau