Menu

Mode Gelap
Bhabinkamtibmas Desa Alahair Cek Peternakan Kambing Warga Dukung Ketahanan Pangan Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Sabu 50,01 Gram di Talang Muandau Sayang Bini Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat

Ragam

Pulau Burung Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Rangkaian Acara Spektakuler

badge-check

Flyer Perbesar

Flyer

SEMARAK Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia terasa hingga ke pelosok negeri, tak terkecuali di Kecamatan Pulau Burung, wilayah paling ujung Kabupaten Indragiri Hilir. Tanpa mengenal lelah, panitia dan warga setempat merangkai beragam kegiatan untuk menyemarakkan perayaan, mulai dari pra hingga pasca upacara kemerdekaan yang berlangsung pada 10–17 Agustus 2025.

Berbagai lomba siap memeriahkan suasana, di antaranya tenis meja tunggal, menghias lingkungan, bakiak, balap karung, bola pingpong estafet, junjung botol, hingga gladi resik upacara kemerdekaan. Tak ketinggalan gerak jalan, karnaval kemerdekaan, lomba penyuluhan dan sambutan HUT RI oleh PKK, cerdas cermat PKK, pengukuhan Paskibraka, penampilan seni, pesta rakyat, panjat pinang, tarik tambang, dan estafet kelereng PKK. Semua ini disajikan oleh panitia HUT RI Kecamatan Pulau Burung untuk menghibur sekaligus mempererat persaudaraan warga.

Bagi masyarakat Pulau Burung, momentum ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga pemantik semangat nasionalisme. Tidak hanya warga asli, tetapi juga mereka yang sementara tinggal karena tugas, berusaha, atau bekerja di perusahaan-perusahaan setempat, diajak untuk ikut terlibat dan merayakan bersama.

Seperti pepatah lokal yang menyiratkan ajakan hangat:
“Pulau Burung tanah bertuah, tuahnya datang dari pohon kelapa, ayo rawat tuah ini, dan mari hadir di acara kita.”

Sebab, nasionalisme tidak berhenti pada penghormatan bendera, melainkan diisi dengan kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan pada tanah air. Perbedaan bukan penghalang, karena semangat Bhinneka Tunggal Ika mempersatukan semua.

Dan yang paling sederhana namun bermakna: berdirinya tiang bendera di setiap rumah menjadi bukti bahwa masyarakat Pulau Burung siap menjaga kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk selamanya.

Penulis : Sona Adiansyah, S.Kom.I Ketua Pemuda Muhammadiyah dan Tokoh Kepemudaan di kecamatan Pulau Burung.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Presiden Suku Laut Sedunia Meninggal Dunia

23 Juli 2026 - 09:49 WIB

Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR di Inhil, Bagikan Paket Sembako dan Bibit Pohon untuk Masyarakat Pesisir

18 Juli 2026 - 06:46 WIB

Sulap Limbah Kelapa Jadi Nilai Ekonomis, SDN 002 Seri Kuala Lobam Lahirkan Inovasi BRIKOLA

12 Juli 2026 - 11:10 WIB

LAMR: Andreas Mazlan Minta Maaf, Persoalan Diselesaikan Secara Kekeluargaan

25 Juni 2026 - 19:58 WIB

Mukat Malam

13 Juni 2026 - 00:05 WIB

Trending di Ragam