Menu

Mode Gelap
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN Ikuti Seminar Peningkatan Mutu Akademik, Puluhan Mahasiswa Unilak Muntah 3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026 Prakiraan Cuaca Kepri Selasa, 13 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada Kecelakaan Tunggal di Pelalawan, Sepasang Karyawan Bank Tewas

Meranti

Menanam Harapan di Teluk Samak, Jagung Pipil untuk Ketahanan Pangan

badge-check


					Menanam Harapan di Teluk Samak, Jagung Pipil untuk Ketahanan Pangan Perbesar

Riau-Kepri.com, MERANTI -Dibawah  terik matahari pagi pada Jumat, semangat gotong royong menyatu di hamparan lahan seluas setengah hektare di jalan Serumpun Serai, Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Petani, aparat desa, mahasiswa, hingga kepolisian tampak bahu membahu dalam kegiatan penanaman jagung pipil yang merupakan sebuah langkah kecil yang mengusung misi besar untuk  mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui program Asta Cita. Jum’at (22/08/2025) pagi.

Di tengah hamparan tanah subur itu, bibit jagung sebanyak 9 kilogram ditanam secara serentak oleh masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dan perwakilan pemerintahan desa. Program ini menjadi bagian dari upaya monokultur nasional yang bertujuan mendukung swasembada pangan dan memperkuat kemandirian desa dalam menyediakan sumber pangan lokal.

“Ini bukan sekadar menanam jagung. Ini menanam harapan, menanam masa depan,” ujar Kapolsek Rangsang, IPDA D. Turnip, S.E, yang hadir mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH, SIK, MH.

Menurutnya, pendampingan terhadap masyarakat seperti ini penting untuk memastikan ketersediaan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi menjadi gerakan bersama dari akar rumput.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Teluk Samak, Bahrain; pemilik lahan sekaligus pengelola BUMDes, Abdul Rahim; mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas IAIN Datuk Laksamana Bengkakis; serta jajaran Polri seperti Kanit Binmas BRIPKA Benny Surya dan Bhabinkamtibmas BRIPKA SP. Silaen.

Dengan semangat kolaboratif, kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dunia akademik, dan kepolisian. Selain menjadi langkah awal untuk memenuhi kebutuhan pangan mandiri, inisiatif ini juga bertujuan membangun komunikasi antara warga dan institusi, menciptakan rasa percaya, dan menunjukkan kehadiran negara dalam keseharian masyarakat.

“Program ini bukan hanya soal pangan, tapi juga upaya membangun kepercayaan dan kesejahteraan. Ini bagian dari wajah humanis Polri dalam mendampingi rakyat,” tambah IPDA Turnip.

Dalam jangka panjang, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan jagung pipil yang siap panen, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari kedaulatan bangsa. Bagi warga Desa Teluk Samak, setiap biji jagung yang ditanam hari itu adalah simbol harapan: bahwa desa mereka bisa mandiri, sejahtera, dan kuat menghadapi tantangan zaman. (RK12).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tempuh Cuaca ‘Buruk’ Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi ABK KM Makmur Jaya 89

8 Januari 2026 - 20:38 WIB

Polsek Tebing Tinggi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu, Puluhan Paket Diamankan

7 Januari 2026 - 15:52 WIB

Tim SAR Koordinasi Antar Negara, Istri dan Keluarga Jemput Jenazah WN Malaysia di Meranti

6 Januari 2026 - 20:32 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti dan PA Selatpanjang Teken MoU Perlindungan Perempuan dan Anak Pasca Perceraian

6 Januari 2026 - 20:15 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti Dorong Kolaborasi Perbaikan Jalan Poros Meranti Bunting–Teluk Belitung

6 Januari 2026 - 09:03 WIB

Trending di Meranti