Menu

Mode Gelap
Gedung Baru Polsek Rangsang Barat Diresmikan, Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat Terasi Ketapang Permai Dongkrak Perekonomian Masyarakat Pesisir Pagar Camp Rusak, Bocah Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan Satresnarkoba Polres Bengkalis Bongkar Jaringan Narkoba, Sita 8 Paket Besar Sabu dan Ekstasi Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 10 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Tanjungpinang, Batam hingga Natuna Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat

Meranti

Kemerdekaan di Pantai Lumpur: Meriahnya Lomba 17 Agustus ala Nelayan Desa Insit

badge-check

Kemerdekaan di Pantai Lumpur: Meriahnya Lomba 17 Agustus ala Nelayan Desa Insit Perbesar

RiauKepri.com, MERANTI – Angin laut berhembus lembut di pesisir Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Minggu pagi (24/8/2025). Riuh tawa dan sorak sorai terdengar dari Pantai Lumpur, tempat ratusan warga berkumpul dalam semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Bukan di lapangan luas atau panggung megah, tetapi di hamparan pantai berlumpur, para nelayan dan keluarga mereka merayakan kemerdekaan dengan cara mereka sendiri: sederhana, hangat, dan penuh kebersamaan.

Di tengah suasana yang meriah, panjat pinang berdiri kokoh, siap ditaklukkan oleh peserta yang penuh semangat. Tak jauh dari sana, anak-anak berlarian dalam lomba balap karung, sementara suara tawa meledak saat para ibu saling berebut menggigit kerupuk yang digantung. Semua itu dilakukan dengan kaki berlumpur, menambah kesan unik dan mengundang gelak tawa.

“Kami ingin semua orang merasakan bahagia di hari kemerdekaan ini, terutama para nelayan dan anak-anak mereka,” ujar Roni, ketua penyelenggara kegiatan.

Dengan senyum bangga, ia menceritakan bagaimana acara ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti masyarakat Desa Insit.

Tahun ini, semarak lomba terasa berbeda. Selain warga lokal, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta masyarakat dari desa tetangga seperti Selatpanjang dan Jiran.

“Semakin banyak yang datang, semakin ramai. Alhamdulillah, semua senang,” tambah Roni.

Berbagai lomba khas 17-an digelar: tarik tambang, karaoke, makan kerupuk, balap karung, hingga panjat pinang. Namun yang paling menarik perhatian tentu saja lokasi lomba yang tidak biasa pantai lumpur yang menjadi ikon desa ini.

Bagi masyarakat Insit, pantai bukan sekadar tempat mencari nafkah, tapi juga ruang kebersamaan, tempat di mana tawa dan kenangan tercipta.

“Melihat anak-anak tertawa, ibu-ibu saling menyemangati, dan bapak-bapak berusaha keras di lomba panjat pinang semua itu tak ternilai harganya,” kata Roni.

Yang lebih mengesankan, seluruh biaya kegiatan berasal dari sumbangan warga sendiri. Dari rumah ke rumah, panitia menggalang partisipasi. “Kami hanya perantara. Semua bantuan ini kembali ke mereka dalam bentuk kebahagiaan,” ucap Roni dengan mata berbinar.

Hari itu, di bawah langit biru dan semilir angin laut, Desa Insit tak hanya merayakan kemerdekaan, tapi juga memperlihatkan arti sesungguhnya dari gotong royong dan cinta tanah air. Di pantai berlumpur itu, Indonesia hadir dalam tawa, semangat, dan lumpur yang menempel di kaki sebuah kemerdekaan yang dirayakan dengan hati. (Aldo).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gedung Baru Polsek Rangsang Barat Diresmikan, Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

10 Juli 2026 - 13:19 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat

9 Juli 2026 - 20:25 WIB

Konsul Malaysia Kunjungi Imigrasi Selatpanjang, Tekankan Jalur Legal demi Lindungi PMI

9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Wabup Muzamil Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Pemkab Meranti Perkuat Strategi Tekan Angka Kemiskinan

9 Juli 2026 - 16:15 WIB

Bupati Asmar Lepas Kontingen E-Sport Meranti, Targetkan Tembus Tiga Besar dan Lolos ke Tingkat Nasional

9 Juli 2026 - 10:14 WIB

Trending di Meranti