RiauKepri.com, PEKANBARU- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bumi Siak Pusako (BSP) memutuskan mengganti Direktur Utama Iskandar dan mengukuhkan H. Heriyanto, SH sebagai Komisaris Utama, Kamis (4/9/2025), di Hotel Novotel Pekanbaru. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi kepemimpinan untuk memperkuat kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis tersebut.
Dalam rapat tersebut, posisi Direktur Utama kini dijabat oleh Raihan sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Sebelumnya, Raihan menjabat sebagai General Manager di perusahaan migas itu. Penunjukan ini bersifat sementara sambil menunggu proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk posisi definitif.
“Restrukturisasi jajaran pimpinan ini dilakukan untuk memperkuat kinerja korporasi, meningkatkan fokus operasional, dan memastikan pencapaian target yang ditetapkan para pemegang saham dan negara,” ujar Wakil Bupati Siak Syamsurizal, seusai RUPS-LB.
Menurut Syamsurizal, dinamika korporasi yang cukup berat dalam beberapa waktu terakhir mendorong perlunya penyegaran dalam manajemen. Ia menegaskan bahwa keputusan ini adalah langkah normal dalam proses bisnis yang sehat.
Apresiasi Kepemimpinan Sebelumnya
Pemerintah Kabupaten Siak selaku pemegang saham mayoritas BSP juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Iskandar selama menjabat sebagai Direktur Utama. “Saya bersama Ibu Bupati menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kontribusi Pak Iskandar selama ini. Banyak langkah strategis yang telah beliau ambil untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” kata Syamsurizal.
Komisaris Baru Hasil UKK
Sementara itu, pengukuhan Heriyanto sebagai Komisaris Utama merupakan hasil rekomendasi dari Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dibentuk oleh Pemkab Siak, merujuk pada Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Proses UKK telah dilaksanakan pada pertengahan Agustus lalu dan ditindaklanjuti dalam keputusan RUPS.
Hadir dalam RUPS-LB tersebut seluruh perwakilan pemegang saham dari pemerintah kabupaten/kota di Riau, antara lain Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, dan Kepala Biro Perekonomian Pemprov Riau.
“Ini menunjukkan komitmen bersama para pemegang saham dalam mengawal arah strategis BSP ke depan, khususnya dalam rangka peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor migas,” ujar Syamsurizal.
PT BSP merupakan salah satu BUMD strategis yang beroperasi di sektor hulu minyak dan gas bumi, dengan kepemilikan saham mayoritas oleh Pemerintah Kabupaten Siak. (RK1/*)







