Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Karimun

SPPG Karimun Disiapkan Jadi Percontohan, Pemprov Kepri Dorong Kemandirian Pangan Lokal

badge-check

Peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SPPG Kecamatan Tebing,Kabupaten Karimun. F: Ist Perbesar

Peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SPPG Kecamatan Tebing,Kabupaten Karimun. F: Ist

RiauKepri.com, KARIMUN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kabupaten Karimun mendorong percepatan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai strategi penguatan pangan dan gizi masyarakat. Hal itu ditandai dengan kunjungan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun H. Iskandarsyah ke SPPG Kecamatan Tebing, Kamis (4/9/2025).

Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, serta sejumlah pejabat provinsi dan daerah. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan berbasis lokal.

Program SPPG rencananya mulai berjalan efektif pada tahun 2026 dengan dukungan anggaran sebesar Rp3–5 miliar. Dana itu akan dialokasikan kepada kelompok-kelompok petani yang bermitra dengan SPPG untuk memasok kebutuhan pangan, terutama buah dan sayuran.

Menurut Gubernur Ansar Ahmad, langkah ini tidak hanya fokus pada penyediaan gizi sehat bagi anak-anak sekolah dan masyarakat, tetapi juga memberi ruang bagi petani lokal untuk berkembang. “Dengan keterlibatan petani, kita bisa menekan ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah,” ujar Ansar.

Bupati Karimun H. Iskandarsyah menambahkan, keberadaan SPPG akan menjadi wadah strategis untuk memastikan ketersediaan gizi seimbang. Ia menilai program ini akan memperkuat rantai pasok lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Saat ini, kesiapan SPPG di seluruh kabupaten/kota di Kepri telah mencapai 31,5 persen. Pemerintah optimis angka tersebut akan meningkat seiring dukungan lintas sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kelompok tani.

Dengan konsep kolaborasi ini, Karimun ditargetkan menjadi percontohan dalam pengelolaan SPPG yang tidak hanya menekan angka gizi buruk, tetapi juga melahirkan kemandirian pangan di tingkat daerah. (RK14)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

PT AAP Serahkan Bedah Rumah dan Bantuan Paket Sembako ke Warga Teluk Lekup, Desa Pongkar

11 Okt 2026 - 14:21 WIB

PT AAP Serahkan Bedah Rumah dan Bantuan Paket Sembako ke Warga Teluk Lekup, Desa Pongkar

PSDA Legend Gelar Sepak Bola Umur 45 ke Atas, Rebut Total Hadiah 11 Juta

7 Okt 2026 - 09:56 WIB

PSDA Legend Gelar Sepak Bola Umur 45 ke Atas, Rebut Total Hadiah 11 Juta

7 Pekerja Migran Indonesia Bekerja ke Serbia, Penuhi Kebutuhan Welder dan Fitter

6 Okt 2026 - 18:57 WIB

7 Pekerja Migran Indonesia Bekerja ke Serbia, Penuhi Kebutuhan Welder dan Fitter

Bersama PT Timah, Rumah Batik Kundur, Cetak Motif Siput, Ikan, Udang dan Pohon Sagu

2 Okt 2026 - 20:43 WIB

Bersama PT Timah, Rumah Batik Kundur, Cetak Motif Siput, Ikan, Udang dan Pohon Sagu

Warga Dusun II Desa Kundur, Mendapat Sumur Bor, Kolaborasi PT TIMAH dan Kodim 0317/TBK

2 Okt 2026 - 20:39 WIB

Warga Dusun II Desa Kundur, Mendapat Sumur Bor, Kolaborasi PT TIMAH dan Kodim 0317/TBK
Trending di Karimun