Menu

Mode Gelap
Bupati Afni: Progres Jalan Inpres Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan Sudah 15 Persen Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau Bupati Kepulauan Meranti Perjuangkan Perbaikan Jembatan dan Jalan Provinsi di DPRD Riau Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya HPN 2026, BNNK Tanjungpinang Hadirkan Edukasi Rehabilitasi Narkotika untuk Masyarakat Tiga Polisi Aktif Diduga Terlibat Pesta Narkoba, Kapolres Bengkalis: Tak Ada Ampun, Semua Ditindak Tegas

Karimun

SPPG Karimun Disiapkan Jadi Percontohan, Pemprov Kepri Dorong Kemandirian Pangan Lokal

badge-check


					Peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SPPG Kecamatan Tebing,Kabupaten Karimun. F: Ist Perbesar

Peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SPPG Kecamatan Tebing,Kabupaten Karimun. F: Ist

RiauKepri.com, KARIMUN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kabupaten Karimun mendorong percepatan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai strategi penguatan pangan dan gizi masyarakat. Hal itu ditandai dengan kunjungan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun H. Iskandarsyah ke SPPG Kecamatan Tebing, Kamis (4/9/2025).

Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, serta sejumlah pejabat provinsi dan daerah. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan berbasis lokal.

Program SPPG rencananya mulai berjalan efektif pada tahun 2026 dengan dukungan anggaran sebesar Rp3–5 miliar. Dana itu akan dialokasikan kepada kelompok-kelompok petani yang bermitra dengan SPPG untuk memasok kebutuhan pangan, terutama buah dan sayuran.

Menurut Gubernur Ansar Ahmad, langkah ini tidak hanya fokus pada penyediaan gizi sehat bagi anak-anak sekolah dan masyarakat, tetapi juga memberi ruang bagi petani lokal untuk berkembang. “Dengan keterlibatan petani, kita bisa menekan ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah,” ujar Ansar.

Bupati Karimun H. Iskandarsyah menambahkan, keberadaan SPPG akan menjadi wadah strategis untuk memastikan ketersediaan gizi seimbang. Ia menilai program ini akan memperkuat rantai pasok lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Saat ini, kesiapan SPPG di seluruh kabupaten/kota di Kepri telah mencapai 31,5 persen. Pemerintah optimis angka tersebut akan meningkat seiring dukungan lintas sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kelompok tani.

Dengan konsep kolaborasi ini, Karimun ditargetkan menjadi percontohan dalam pengelolaan SPPG yang tidak hanya menekan angka gizi buruk, tetapi juga melahirkan kemandirian pangan di tingkat daerah. (RK14)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bermula Dengan Cangkul, Kelompok Tani Mitra Mandiri Mendapat Kultivator dari PT Timah Tbk

7 Januari 2026 - 12:56 WIB

PT TIMAH Tbk Serahkan Bantuan Bioflok dan Bibit Ikan Untuk Kelompok Tempayan 2

7 Januari 2026 - 12:51 WIB

Agar Mangrove Tak Punah, PT TIMAH Tbk Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Kobel Kundur

13 Desember 2025 - 08:02 WIB

Warga Sumatera Barat Perantauan di Pulau Kundur, Galang Dana Peduli Bencana Alam untuk Sumbar

29 November 2025 - 20:46 WIB

Malam Puncak Resepsi HUT Ke 80 PGRI Ungar Berlangsung Meriah

27 November 2025 - 06:38 WIB

Trending di Karimun