Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat Kelemahan Melayu

Uncategorized

Sekolah Rakyat Hadir di Tanjungpinang, Harapan Baru Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan Gratis Berasrama

badge-check

Sekolah Rakyat Hadir di Tanjungpinang, Harapan Baru Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan Gratis Berasrama Perbesar

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto kini resmi berjalan di Kota Tanjungpinang. Kehadiran sekolah berasrama gratis ini disambut penuh harapan karena ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin agar dapat mengenyam pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan bahwa penerimaan siswa telah selesai dilaksanakan dan kuota sudah terpenuhi. Pada jenjang SD dibuka dua rombongan belajar dengan total 50 siswa, sementara SMP dan SMA masing-masing 25 siswa. Total keseluruhan siswa mencapai 100 orang.

“Ini satu-satunya sekolah negeri berasrama yang sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu. Semua kebutuhan siswa, mulai pendidikan, tempat tinggal, makan minum, perlengkapan belajar, hingga kesehatan, ditanggung negara,” jelas Lis saat menjadi narasumber di program Ulasan TV, Rabu (10/9/2025).

Menurutnya, Sekolah Rakyat akan menjadi terobosan penting dalam memberikan kesempatan pendidikan setara bagi anak dari keluarga prasejahtera. Dengan model boarding school, anak-anak akan fokus belajar sekaligus mendapat pembinaan karakter dan keterampilan, sehingga mampu membuka jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Harapannya, generasi muda Tanjungpinang yang berasal dari keluarga miskin bisa tumbuh dengan akses pendidikan berkualitas, memiliki masa depan cerah, dan pada akhirnya memutus rantai kemiskinan,” tegas Lis.

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau, Yeni, menambahkan bahwa program ini merupakan murni inisiatif pemerintah pusat dan akan hadir di seluruh kabupaten/kota di Kepri. Kurikulumnya tetap mengacu pada standar nasional, namun diperkaya dengan sistem pembinaan berbasis akhlak, kewirausahaan, serta digitalisasi.

“Setiap siswa juga akan mendapatkan laptop gratis untuk mendukung proses belajar. Selain itu, sistem Learning Management System (LMS) akan digunakan agar pembelajaran lebih interaktif dan sesuai perkembangan teknologi,” terang Yeni.

Dengan fasilitas lengkap dan biaya sepenuhnya ditanggung negara, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 25 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Warga Tetap Waspadai Hujan Lokal

25 Juli 2026 - 00:01 WIB

LAMR Apresiasi Kinerja PT Riau Petroleum, Harap Laba BUMD Berdampak Nyata bagi Masyarakat

24 Juli 2026 - 17:53 WIB

Kecam Tindakan Intimidasi terhadap Wartawan di Pengadilan, PWI Desak Evaluasi SOP Pengawalan Tahanan

22 Juli 2026 - 10:09 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 13 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

13 Juli 2026 - 00:01 WIB

Konsul Malaysia Kunjungi Imigrasi Selatpanjang, Tekankan Jalur Legal demi Lindungi PMI

9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Trending di Meranti