Menu

Mode Gelap
Kapolres Bengkalis Pimpin Sertijab Wakapolres, Kompol Ridho Perasetia Resmi Jabat Wakapolres Bengkalis Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Sabut Batu

Siak

Afni: Upaya Pencurian Benda Pusaka Digagalkan, Bukti Masyarakat Masih Peduli Istana Siak

badge-check

Bupati Siak Afni Zulkifli saat berbincang dengan petugas Istana Siak beberapa waktu lalu. Perbesar

Bupati Siak Afni Zulkifli saat berbincang dengan petugas Istana Siak beberapa waktu lalu.

RiauKepri.com, SIAK – Upaya pencurian benda pusaka di Istana Siak Sri Indrapura berhasil digagalkan petugas Istana Siak, Sabtu malam (21/9/2024) lalu. Pelaku merupakan pasangan suami istri yang nekat membobol situs bersejarah tersebut. Meski peristiwa ini menimbulkan keprihatinan, banyak pihak justru melihatnya sebagai pengingat, Istana Siak bukan sekadar bangunan, tetapi simbol marwah dan harga diri masyarakat Siak.

Insiden ini menggugah kesadaran kolektif bahwa Istana Asserayah Hasyimiah, tempat Tuanku Sultan membangun peradaban Melayu, sedang dalam kondisi memprihatinkan.

Bupati Siak, Afni Zulkifli menanggapi kasus ini dengan nada haru. Dalam pernyataannya, ia mengisahkan kunjungan perdananya ke Istana, hanya tiga hari setelah dilantik sebagai bupati. Di balik kemegahan arsitekturnya, Afni menemukan dinding yang mengelupas, atap bocor, CCTV tak berfungsi, serta pintu dan jendela yang ditutup seadanya dengan papan kayu.

“Kadang kami hanya bisa mengelus dada. Untuk proyek mercusuar bisa kita siapkan anggarannya, tapi untuk menyelamatkan marwah Siak, kita malah abai,” ujarnya lirih, Selasa (23/9/2025).

Tak hanya Istana Siak, kondisi yang lebih parah juga menimpa Istana Peraduan. Namun krisis keuangan daerah membuat upaya revitalisasi belum bisa dilakukan segera. Menurut Afni, dibutuhkan sedikitnya Rp10 miliar untuk memperbaiki istana secara menyeluruh. Sayangnya, anggaran Kabupaten Siak saat ini sangat terbatas.

“Siak sekarang betul-betul tidak punya anggaran. Hutang masih banyak, efisiensi sudah dilakukan besar-besaran. Kita benar-benar sedang berhemat demi menyelamatkan fiskal,” katanya.

Meski begitu, harapan belum padam. Pemerintah Kabupaten Siak telah mengundang Komisi VII DPR RI untuk melihat langsung kondisi Istana. Beberapa anggota legislatif sudah hadir dan berjanji akan mengawal usulan bantuan dari APBN.

Afni menegaskan bahwa penyelamatan Istana Siak adalah prioritas. Ia berjanji, meskipun proyek lain mungkin ditunda, revitalisasi Istana akan tetap diupayakan.

“Kalau APBN belum juga turun, paling lambat kami anggarkan di APBD murni 2026. Mudah-mudahan sudah mulai dikerjakan di tahun yang sama,” ujarnya.

Afnibmenutup pernyataannya dengan harapan agar warisan Tuanku Sultan tetap terjaga. “Ini bukan semata warisan sejarah. Ini kehormatan kita, marwah Siak, bahkan Riau. Semoga kita tidak terlambat menjaga warisan Tuanku, demi merawat tuah dan menjaga marwah,” ujarnya. (RK1/)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dinsos Siak Selidiki Dugaan Eksploitasi Tiga Anak yang Dipaksa Mengemis

31 Juli 2026 - 15:19 WIB

Bupati Siak Pimpin Penanaman 5.050 Pohon di 15 Km Jalan Siak-Dayun

30 Juli 2026 - 14:08 WIB

Bupati Siak: PT BSP Marwah Daerah untuk Kedaulatan Energi Nasional

29 Juli 2026 - 21:28 WIB

LAMR Siak Ajak Masyarakat Doakan Warisan Budaya Siak pada Sidang Cagar Budaya Nasional

29 Juli 2026 - 19:27 WIB

Di Hadapan Perwira TNI, Bupati Afni: Menjaga Siak, Menjaga Ketahanan Energi Nasional

29 Juli 2026 - 14:33 WIB

Trending di Pekanbaru