Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Minda

Bunga Rampai Pemekaran Kab. Kuantan Singingi (8): Rusjdi S. Abrus Hanya 9 Hari Jadi Bupati

badge-check


					Rusjdi S Abrus Perbesar

Rusjdi S Abrus

BAHWA jodoh, rezeki, dan ajal (kematian) adalah takdir dari Allah Ta’ala tidak ada yang bisa membantah. Takdir itu selalu mengintai dan siap menghancurkan setiap manusia yang mencoba melawannya.

Terkait takdir, Allah SWT berfirman, “Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi, dan tidak pula pada diri kalian sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh al- Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah,” (QS Al-Hadîd [57]: 22).

Maksudnya, apa saja yang telah terjadi di permukaan bumi ini telah ditulis oleh Allah dalam kitab-Nya yang tersimpan rapi di Lauh al-Mahfuzh, bahkan sebelum terjadi ataupun sebelum diciptakannya. Jadi, semua itu telah digariskan oleh Allah SWT dalam ketetapan-Nya.

Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Amru bin al-Ash ra, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Allah telah menuliskan berbagai ketetapan atas makhluk-Nya lima puluh ribu tahun sebelum diciptakannya langit dan bumi. Dan pada saat itu, ‘Arsy Allah berada di atas air”.

……. sehari waktu akhirat sama dengan seribu tahun perhitungan manusia (Q.S. As-Sajdah ayat 5; Q.S Al Hajj ayat 47).

Takdir Rusjdi

LALU apa kaitan takdir dengan Rusjdi S Abrus. Inilah yang patut kita ambil hikmah di balik semua itu. Rusjdi hanya sembilan hari menjadi Bupati Kuantan Singingi, Riau. Dia dipanggal sang Khalik. Sama sekali tidak ada yang menyangka.

Lalu bagaimana kisah Rusjdi dan Kuantan Singingi. Simaklah tulis ini? Perjalanan Kabupaten Kuantan Singingi tidak bisa dipisahkan dari sosok yang satu ini. Dia salah seorang peletak dasar pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi. Dialah Rusjdi S. Abrus.

Anak jati Kuantan Singingi kelahiran Baserah, Kuantan Hilir, Kuantan Singingi, Riau pada 29 Nopember 1947 ini dilantik jadi Bupati Kuantan Singingi 1 Juni 2001 hingga 9 Juni 2001. Dia melanjutkan jabatannya sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kuantan Singingi.

Rusjdi merupakan anak kelima dari delapan bersaudara pasangan Sarmin Abrus dan Rogo Sumad. Saudara-saudara yang lain adalah: Rustam S. Abrus, Rusni S. Abrus, Nurjauhara S. Abrus, Zahara S. Abrus, Rusman S. Abrus, Rosmanidar S. Abrus, dan Rosmalia S. Abrus.

Ayahnya Sarmin Abrus pernah bekerja sebagai Juru Penerangan di Kantor Camat Kuantan Hilir. Sang ayah juga tokoh Muhammadiyah punya hubungan emosional dengan tokoh Muhammadiyah di Sumatra Barat. Sebut saja HAMKA, Abdul Rasyid Sutan Mansyur, dan lainnya.

Pada awal kemerdekaan Sarmin dilantik sebagai Ketua Ranting Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) Kuantan Hilir oleh ulama dan tokoh Masyumi terkemuka HAMKA.

Pemberian HAMKA

NAMA Rusjdi “ditasbihkan” oleh HAMKA. Nama itu sama dengan anak HAMKA dengan Sitti Raham yakni Rusjdi yang punya nama belakang HAMKA. Jadilah Rusjdi HAMKA.

Ceritanya ketika berkunjung ke Baserah pertengahan November 1947, HAMKA mendengar sahabatnya Sarmin Abrus baru punya anak berumur seminggu. Anak itu belum punya nama.

HAMKA berinisiatif memberi namanya Rusjdi yang kelak diharapkan bisa menjadi pemimpin. Harapan itu kelak di kemudian hari menjadi kenyataan. Anak bayi yang belum bernama itu akhirnya diberi nama Rusjdi.

Sedangkan nama S. Abrus di belakang namanya merupakan nama ayahnya Sarmin Abrus. Akhirnya nama lengkap itu adalah Rusjdi Sarmin Abrus atau lebih dikenal Rusjdi S. Abrus.

Doa HAMKA agar Rusjdi menjadi pemimpin menjadi kenyataan. Rusjdi HAMKA kelak menjadi ulama, wartawan, dan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia pernah duduk di kursi DPR RI (1999 -2004) dan ditempatkan di Komisi I oleh partainya.

Sedangkan Rusjdi S. Abrus kelak menjadi birokrat di Riau. Pernah menjabat Kepala Biro Humas di Kantor Gubernur Riau. Selanjutnya Kepala Dispenda Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Pariwisata Riau, Pjs. Bupati, dan Bupati Kuantan Singingi.

Serangan Jantung

YANG Maha Kuasa berkehendak lain. Baru sembilan hari menjabat Bupati Kuantan Singingi defenitif, Rusjdi meninggal dunia akibat serangan jantung saat pertandingan olahraga persahabatan dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat.

Kepergiannya yang mendadak pada 9 Juni 2001 itu membuat duka mendalam bagi masyarakat Kuantan Singingi. Banyak yang tidak percaya karena bupati yang mereka sayangi dan dekat dengan rakyat “pergi” secepat itu. Terasa mimpi di siang bolong.

Ketua DPRD Kuantan Singingi H. Sukarmis pasangan Rusjdi main bulutangkis “merekam” kejadian itu beberapa saat sempat trauma. Setiap nama Rusjdi terucap, dia tak bisa menahan rasa haru. Pikirannya nelangsa ketika mengingat peristiwa itu.

Sang adik Rusman S Abrus berkisah 40 hari sebelum ajal menjemput abangnya, mereka bertemu di Jakarta. Namun dia tak menyangka itulah pertemuan terakhir mereka.

“Terlalu banyak kisah kami untuk diceritakan di sini. Kami kakak beradik memang ditempa hidup sejak kecil sampai kami berhasil mentas di bidang masing-masing,” ujar Rusman.

Kemudian Rusjdi digantikan oleh wakilnya Asrul Ja’afar sebagai Bupati depenitif pada 20 Agustus 2001. Asrul menjabat bupati tanpa wakil sampai 1 Juni 2006. (Bersambung)

 

*)Penulis Naskah: Sahabat Jang Itam: 08-09-2025

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

16 April 2026 - 12:47 WIB

Dekarbonisasi Industri Migas: Strategi Transisi Menuju Net Zero Emission 2050

15 April 2026 - 08:15 WIB

10 Nama Lolos Administrasi Calon Direktur BSP, Lanjut UKK di Jakarta

14 April 2026 - 11:43 WIB

Gerindra Puji Bupati Siak, Minta Kepala Daerah Lain Meniru

14 April 2026 - 07:56 WIB

Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan

12 April 2026 - 16:26 WIB

Trending di Riau