Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Minda

Bunga Rampai Pemekaran Kab. Kuantan Singingi (10): Nasib Pejuang Tak Seindah Bayangan

badge-check

Pengurus IPMAKUSI generasi kedua dalam kenangan Perbesar

Pengurus IPMAKUSI generasi kedua dalam kenangan

TRAGIS, itulah kenyataan yang sesungguhnya terjadi. Itu yang dirasakan Pentolan Ikatan Mahasiswa Kuantan Singingi (IPMAKUSI) Pekanbaru.

Setelah Kuantan Singingi mekar jadi kabupaten ternyata keberuntungan tak berpihak pada mereka. Jangankan untuk menjadi pegawai, honor saja mereka tak di terima. Tragis memang.

Inilah realita yang dialami Dedi Erisandi, Budi Pulau Dore, Masfare Gapengki, Helda Yurismi, Susilo, Jang Itam, Hamdan Yusuf, Fadhilawati, Mike Alfianto, dan lainnya. Terlampau panjang kalau disebut.

Ini sungguh beda dengan mahasiswa dari kabupaten/kota pemekaran yang sama dengan Kuantan Singingi. Sebut saja, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pelalawan, Dumai, Karimun, dan Natuna.

Di daerah pemekaran lain: mahasiswa yang mendukung pemekaran diprioritaskan kalau mau honor. Di Kuantan Singingi kenyataan berkata lain alias sungguh jau berbeda.

Ada memang pentolan IPMAKUSI yang terjun ke dunia politik. Sebut saja Sardiyono dari PPP, Musliadi (PKB) M. Dunir (PKB), Mardianto Manan (PAN).

Sayang ketika mereka “duduk” jadi wakil rakyat, mereka lupa kawan mereka yang dulu ikut memperjuangkan pemekaran Kabupaten Kuantan Singingi.

Mengapa ini bisa terjadi, mereka mungkin bisa memberikan jawaban. Tak mungkin pula bertanya kepada rumput yang bergoyang.

Tak seorangpun pentolan IPMAKUSI yang diundang pada acara penting seperti HUT Kuantan Singingi ini. Pada acara penting lainnya setingkat Musrenbang mereka juga hanya jadi penonton .

Itulah kalau kacang lupa pada kulitnya. Habis manis sepah dibuang.

Harapan untuk Suhardiman

KETIKA perjuangan pemekaran Kabupaten Kuantan Singingi, Suhardiman adalah “pemain” di belakang layar.

Adalah Kolonel (Purn) Abbas Jamil dan Samad Thaha yang memberikan tugas khusus kepada Suhardiman. Tugas terkait lobi-lobi dan deal politik.

Kini Suhardiman sudah jadi Bupati di daerah yang dulu diperjuangkannya jadi kabupaten. Tak salah kiranya dia menginisiasi pentolan Kesatuan Mahasiswa Pemuda Indragiri Hulu (KMPI), Aliansi Reformasi Indragiri Hulu (ARI) dan IPMAKUSI “reuni” khusus mengenang kembali perjuangan pada awal reformasi dulu.

Perjuangan mahasiswa Kabupaten Kuantan Singingi pada awal reformasi tak bisa dilepaskan dari Indragiri Hulu. Suhardiman tau itu.

Suhardiman bersama Sumra Hardi dari Peranap, Yulisman dari Air Molek Pasir Penyu, Rizaluddin (Cerenti), Maswito (Sentajo Raya) ikut membidani lahirnya KMPI.

Setelah Kuantan Singingi mekar jadi kabupaten pada 1999, mahasiswa asal Kuantan Singingi membentuk IPMAKUSI.

Ingat Jas Merah. Jangan sampai habis manis sepah dibuang. Nanti bisa kualat.
(Bersambung)

Penulis: Sahabat Jang Itam

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Membaca Zaman, Menjaga Ingatan: Menulis di Era Keperkasaan AI

6 Okt 2026 - 20:43 WIB

Membaca Zaman, Menjaga Ingatan: Menulis di Era Keperkasaan AI

Hitungan Guru Besar UIR: DBH Migas Riau 2027 Bisa Capai Rp6 Triliun

6 Okt 2026 - 05:34 WIB

Hitungan Guru Besar UIR: DBH Migas Riau 2027 Bisa Capai Rp6 Triliun

Bupati Afni Temui Arwin AS, Minta Doa Berjuang DBH Migas Siak ke Kemenkeu

4 Okt 2026 - 17:49 WIB

Bupati Afni Temui Arwin AS, Minta Doa Berjuang DBH Migas Siak ke Kemenkeu

HERRY HERYAWAN DAN KEPOLISIAN BUDAYA

4 Okt 2026 - 14:25 WIB

HERRY HERYAWAN DAN KEPOLISIAN BUDAYA

Video Bupati Viral, Wapres RI Kirim Tim Khusus ke Wilayah 3T Siak!

4 Okt 2026 - 11:34 WIB

Video Bupati Viral, Wapres RI Kirim Tim Khusus ke Wilayah 3T Siak!
Trending di Nasional