Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

BRK Syariah Dorong Budaya Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial Lewat BRKS Virtual Walk N Run 2025

badge-check

BRK Syariah resmi menutup ajang BRKS Virtual Walk N Run 2025 pada Ahad (16/11/2025). F: Ist Perbesar

BRK Syariah resmi menutup ajang BRKS Virtual Walk N Run 2025 pada Ahad (16/11/2025). F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang sehat, inklusif, dan penuh solidaritas melalui penyelenggaraan BRKS Virtual Walk N Run 2025. Program olahraga tahunan ini resmi ditutup pada Ahad, 16 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung sejak 1 Oktober 2025 itu tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga sebagai pemantik munculnya gaya hidup baru di kalangan pegawai BRK Syariah. Perusahaan ingin memastikan bahwa kesehatan fisik dan mental karyawan menjadi bagian penting dari keseharian mereka.

Penutupan acara dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BRK Syariah, termasuk Plt Direktur Utama Helwin Yunus serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Fajar Restu Febriansyah. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan nyata manajemen terhadap aktivitas positif yang lahir dari komunitas internal.

Dalam sambutannya, Helwin Yunus menekankan bahwa perubahan budaya kerja tidak cukup hanya melalui aturan, melainkan harus diwujudkan lewat kebiasaan keseharian pegawai. Menurutnya, program olahraga seperti ini menjadi jembatan untuk membangun kebiasaan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa kegiatan berjalan maupun berlari sejauh 30 kilometer dalam waktu 40 hari bukan sekadar tantangan fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini melatih manajemen waktu, kedisiplinan, serta kreativitas pegawai dalam menata rutinitas mereka.

Helwin percaya bahwa semangat yang tumbuh selama pelaksanaan BRKS Virtual Walk N Run 2025 akan berdampak langsung terhadap meningkatnya produktivitas kerja. Pegawai yang sehat, katanya, akan memiliki energi positif yang lebih besar untuk mencapai target perusahaan.

Ia juga memberikan apresiasi bagi seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan. Mereka dinilai sebagai contoh nyata bahwa komitmen kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa perubahan besar, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan kerja.

Di sisi lain, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Fajar Restu Febriansyah menggarisbawahi pentingnya keberadaan komunitas BRKS Runners sebagai wadah pegawai untuk berkumpul dan saling memotivasi.

Menurut Restu, komunitas pelari internal itu lahir dari kesadaran bersama bahwa kesehatan harus menjadi aset utama. Komunitas ini bukan hanya soal berlari, tetapi juga tentang bagaimana pegawai saling membangun semangat positif.

Ia menegaskan bahwa capaian peserta yang mampu menuntaskan jarak 30 kilometer merupakan bentuk konsistensi yang patut diapresiasi. Namun, ia juga menekankan bahwa peserta yang belum mencapai target tetap memiliki kontribusi berharga.

Restu berharap pada penyelenggaraan berikutnya, jumlah peserta semakin meningkat dan semakin banyak pegawai yang terinspirasi untuk ikut bergerak bersama. Baginya, kegiatan ini harus menjadi tradisi sehat yang terus tumbuh di tubuh BRK Syariah.

Program Virtual Walk N Run 2025 sendiri dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran, tetapi juga untuk memperluas empati sosial. Melalui biaya pendaftaran, peserta sekaligus berkontribusi dalam kegiatan donasi bagi penyandang disabilitas dan anak-anak panti asuhan.

Sebanyak 251 pegawai dari berbagai unit dan cabang BRK Syariah berpartisipasi dalam program ini. Dengan biaya pendaftaran minimal Rp55 ribu, terkumpul dana yang kemudian disalurkan kepada atletik penyandang disabilitas serta dua panti asuhan di Pekanbaru.

Dua lembaga penerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Putri (LKSA) Aisyiyah Riau dan Panti Asuhan Al Muzakki, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp5 juta. Donasi itu menjadi bukti bahwa gerak kecil pegawai BRK Syariah dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Program ini juga membuktikan bahwa kegiatan internal perusahaan dapat dirancang untuk memiliki dampak sosial yang lebih luas. BRK Syariah berhasil menghubungkan aktivitas personal pegawai dengan kontribusi nyata di masyarakat.

Selain itu, para peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan berhak mendapatkan medali sebagai simbol pencapaian. Lebih dari sekadar hadiah, medali tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah memiliki arti penting.

Dengan tingginya antusiasme pegawai, BRK Syariah menilai bahwa kegiatan seperti ini layak untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan. Manajemen melihat adanya potensi besar untuk menjadikannya program ikonik perusahaan.

BRK Syariah juga berharap agar budaya hidup sehat makin tertanam kuat di seluruh unit kerja. Perusahaan meyakini bahwa lingkungan kerja yang sehat adalah fondasi bagi terciptanya kinerja yang berkelanjutan.

Selain manfaat kesehatan, program ini turut memperkuat kebersamaan antarsesama pegawai. Melalui aplikasi pencatat jarak dan grup komunikasi internal, peserta saling memberikan motivasi yang memperkokoh ikatan sosial.

Semangat kolektif itu menjadi modal penting bagi BRK Syariah untuk membangun organisasi yang solid, adaptif, dan lebih siap menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif.

Dengan berakhirnya rangkaian BRKS Virtual Walk N Run 2025, perusahaan berharap energi positif yang tercipta selama pelaksanaannya akan terus berlanjut. BRK Syariah menegaskan tekad untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga berdampak sosial luas.

Melalui acara ini, BRK Syariah menunjukkan bahwa perusahaan bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ruang untuk bertumbuh bersama. Semangat hidup sehat dan berbagi kini menjadi bagian dari identitas baru yang ingin terus mereka bangun. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Video Afni yang Ditakedown Sudah Kembali, Pengamat Singgung Oligarki

21 Okt 2026 - 11:38 WIB

Video Afni yang Ditakedown Sudah Kembali, Pengamat Singgung Oligarki

Parah! Babinsa Diduga Jadi Kurir Sabu 47 Kg, Keponakan Ikut Terseret

21 Okt 2026 - 11:01 WIB

Parah! Babinsa Diduga Jadi Kurir Sabu 47 Kg, Keponakan Ikut Terseret

LAMR Segera Bentuk Tim Penulisan Sejarah Melayu Riau, Tindak Lanjuti Gagasan Menbud Fadli Zon

20 Okt 2026 - 16:34 WIB

LAMR Segera Bentuk Tim Penulisan Sejarah Melayu Riau, Tindak Lanjuti Gagasan Menbud Fadli Zon

Perluas Transaksi Digital, BRK Syariah dan Pemkab Kampar Bahas Integrasi QRIS Realtime Spliting Pajak Daerah

20 Okt 2026 - 10:34 WIB

Perluas Transaksi Digital, BRK Syariah dan Pemkab Kampar Bahas Integrasi QRIS Realtime Spliting Pajak Daerah

LAMR Siap Bersama Wujudkan Gagasan Menbud Fadli Zon: dari Muara Takus hingga Museum Perminyakan

19 Okt 2026 - 18:50 WIB

LAMR Siap Bersama Wujudkan Gagasan Menbud Fadli Zon: dari Muara Takus hingga Museum Perminyakan
Trending di Pekanbaru