Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Pekanbaru

Minta Tunjuk Ajar, PT Praja Putra Wangsa Berkunjung ke LAMR

badge-check


					LAMR terima kunjungan silaturahmi dari PT Praja Putra Wangsa. F: Ist Perbesar

LAMR terima kunjungan silaturahmi dari PT Praja Putra Wangsa. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menerima kunjungan silaturahmi dari Perseroan Terbatas (PT) Praja Putra Wangsa pada Senin (17/11) di Balai Adat LAMR, Pekanbaru.

Kedatangan Direktur Utama PT Praja Putra Wangsa, Juli, S.E., beserta jajaran disambut langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, bersama Datuk-datuk Pengurus LAMR.

Dalam pertemuan tersebut, Tuan Juli memaparkan profil PT Praja Putra Wangsa sebagai salah satu perusahaan Badan Usaha Jasa Pengamanan di Indonesia. Perusahaan ini berdiri pada tahun 2019 dan digerakkan oleh para profesional yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik di bidang jasa pengamanan maupun berbagai layanan lain seperti penyediaan driver, cleaning service, helper, satpam, serta pelatihan pendidikan dasar satpam.

Ia juga mengajak LAMR untuk menjalin kerja sama dalam penyaluran tenaga kerja, sekaligus berharap agar LAMR dapat memberikan tunjuk ajar Melayu guna memperkuat nilai-nilai budaya bagi SDM di PT Praja Putra Wangsa.

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyambut baik ajakan tersebut. “LAMR selalu membuka pintu bagi siapa pun yang ingin bekerja sama demi kemajuan masyarakat Melayu. Jika perusahaan hadir dengan niat baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, maka itu sejalan dengan misi LAMR untuk memartabatkan budaya dan menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa penyaluran tenaga kerja berbasis nilai-nilai budaya perlu dijalankan dengan komitmen bersama. “Tunjuk ajar Melayu bukan hanya simbol, tetapi pedoman etika. Jika SDM dibentuk dengan akhlak dan adat yang baik, maka ia tidak hanya bekerja dengan profesional, tetapi juga bermarwah,” kata Datuk Seri Taufik. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian

16 Januari 2026 - 06:12 WIB

Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

15 Januari 2026 - 18:43 WIB

‎Di Panggil Presiden Prabowo, Rektor Unilak Prof Junaidi hadir Bersama 1200 Rektor di Istana Presiden

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

LAMR Terima Kunjungan Mahasiswa University Malaya, Perkuat Edukasi Budaya Melayu Serumpun

15 Januari 2026 - 07:10 WIB

Kejari Pelalawan Bongkar Mafia Pupuk, 15 Tersangka, 6 ASN Terjerat, Negara Jebol Rp 34 M

14 Januari 2026 - 14:53 WIB

Trending di Pekanbaru