RiauKepri.com, BATAM – Pemko Batam menegaskan komitmennya mempercepat peningkatan infrastruktur di kawasan Batam Kota dengan memprioritaskan pelebaran Jalan Tengku Sulung setelah menerima langsung aspirasi warga. Proyek sepanjang 2,2 kilometer tersebut akan mulai dikerjakan tahun depan dan diharapkan mampu mengurai kepadatan arus kendaraan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, saat menerima audiensi Forum Komunikasi Warga Jalan Tengku Sulung (Tengku Sulung Squad) di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (21/11/2025). Pertemuan tersebut berlangsung terbuka dan menjadi ruang dialog warga untuk menyampaikan kebutuhan mendesak terkait pelebaran jalan.
Warga menjelaskan bahwa tingginya volume kendaraan di ruas tersebut semakin memperlambat mobilitas masyarakat, terutama pada jam sibuk. Selain menjadi jalur utama warga Belian, kawasan sekitar juga berkembang pesat dengan aktivitas ekonomi yang membutuhkan akses jalan lebih memadai.
Firmansyah menegaskan bahwa pemerintah merespons cepat aspirasi tersebut dan telah mengalokasikan anggaran melalui APBD. Tahap awal konstruksi akan dimulai dari Bundaran SMU 3 menuju Simpang Cikitsu, sebelum dilanjutkan ke segmen berikutnya secara bertahap.
“Pembangunan ini sudah masuk prioritas. Anggarannya telah disahkan dan Insyaallah pekerjaan dimulai tahun depan,” ujar Firmansyah. Ia menambahkan bahwa pembangunan bertahap dilakukan agar pengerjaan tetap mematuhi standar teknis, efisien dalam penggunaan anggaran, serta meminimalkan gangguan bagi masyarakat.
Pemerintah juga meminta dukungan warga agar proses pembangunan berjalan lancar. Firmansyah menekankan pentingnya menjaga kondusivitas selama pekerjaan berlangsung, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur padat aktivitas harian.
Warga Tengku Sulung menyambut baik kejelasan rencana tersebut. Mereka mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam merespons kebutuhan warga dan berharap proyek ini benar-benar dapat meningkatkan kelancaran mobilitas serta mendorong pertumbuhan kawasan Batam Kota secara berkelanjutan. (RK6)







