RiauKepri.com, BINTAN – Rumah milik Rahmad, warga Kampung Mentigi Laut, Kelurahan Tanjung Uban Kota, Kecamatan Bintan Utara, roboh setelah kawasan pesisir itu dihantam gelombang pasang disertai angin kencang, Ahad (23/11) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Bagian dapur rumah yang berada tepat di bibir laut ambruk seketika ketika pasang laut mencapai titik tertinggi.
Peristiwa tersebut kembali menegaskan kerentanan permukiman pesisir terhadap cuaca ekstrem yang belakangan semakin sulit diprediksi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, turun langsung meninjau lokasi kejadian pada Minggu pagi. Didampingi Camat Bintan Utara, Helmi Setiawaty, dan Lurah Tanjung Uban Kota, Ibnu Fickri Alamsyah, Ronny memastikan bahwa pemerintah daerah telah mengerahkan respons cepat sejak laporan diterima.
“Reruntuhan bangunan sudah dibersihkan tim di lapangan. Besok pagi bantuan logistik akan dikirim oleh BPBD sebagai langkah awal,” ujar Ronny. Ia menegaskan bahwa tim gabungan segera melakukan assessment untuk menghitung kerugian material yang dialami keluarga Rahmad.
Ronny turut memberi semangat kepada pemilik rumah dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dalam setiap situasi darurat yang menimpa masyarakat, terutama warga pesisir yang berisiko tinggi terdampak cuaca ekstrem.
Ia juga mengimbau masyarakat di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan. “Koordinasi antarinstansi harus semakin diperkuat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin ketika terjadi situasi yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Lurah Tanjung Uban Kota, Ibnu Fickri Alamsyah, mengatakan laporan kejadian diterima pada dini hari dan langsung direspons unsur terkait. Ia mengapresiasi kerja cepat dan kolaborasi tim yang terlibat dalam penanganan awal. (RK9)







