Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Riau

Merendra Kenangan di Atas Sampan, Bupati Afni Tinjau Sungai Mempura yang Kian Menyempit

badge-check


					Bupati Siak Afni Zulkifki dan Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo, menelusuri Sungai Mempura. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak Afni Zulkifki dan Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo, menelusuri Sungai Mempura. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK- Sampan kecil itu kembali membelah tenangnya Sungai Mempura pada Kamis, 27 November 2025. Di atasnya, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli tampak hanyut dalam kenangan. Alunan dayung seolah membawa kembali masa kecilnya ketika ia dan sang Uwan (nenek) menempuh rute yang sama untuk mengajar mengaji, memanen durian, dan memetik manggis.

“Waktu dulu kami bekayuh dengan sampan yang lebih kecik dari ini,” kenang Afni sambil memandang permukaan sungai yang berair merah khas gambut, air yang menyimpan potongan kehidupan sederhana keluarganya.

Namun di balik nostalgia itu, ada persoalan nyata yang kini dihadapi masyarakat. Sungai Mempura, yang menjadi urat nadi aktivitas nelayan dan warga, semakin tertutup oleh tumbuhan liar. Kondisi ini membuat alur sungai menyempit, menghambat perahu nelayan, sekaligus meningkatkan risiko banjir.

Didampingi Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo, Bupati Afni mengayu, meninjau langsung titik-titik yang mengalami penyumbatan. Ia mengatakan, pemerintah daerah akan mulai melakukan pembersihan sekitar 5 kilometer dari total panjang sungai yang mencapai 21 kilometer.

“Insya Allah tahun ini kita bersihkan 5 kilometer dulu. Sisanya tahun depan, karena anggaran saat ini masih sangat terbatas,” ungkap Afni.

Selain Sungai Mempura, kebutuhan normalisasi juga masih mendesak di Benteng Hulu serta berbagai anak sungai di wilayah Mandau. Meski demikian, Bupati Afni menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bergerak, sedikit demi sedikit, demi memastikan sungai-sungai di Siak tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kita terus berupaya dengan segala cara,” kata bupati perempuan pertama di negeri istana itu.

Di tengah derasnya pembangunan, perjalanan singkat di atas sampan itu mengingatkan bahwa sungai bukan sekadar aliran air. Air adalah ruang hidup, sumber penghidupan, sekaligus penjaga cerita-cerita lama yang tak boleh hilang. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia

16 Januari 2026 - 20:43 WIB

Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan

15 Januari 2026 - 21:26 WIB

Bupati Siak Resmikan SPBU DODO Mini Milik Koperasi Rimba Mutiara, Pertama di Riau

14 Januari 2026 - 21:11 WIB

Hangatnya Kenduri Apam di Siak: Merajut Doa, Budaya, dan Kasih Sayang untuk Anak Yatim

14 Januari 2026 - 11:04 WIB

Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Terjadi Mutasi Demi Kelancaran Pembayaran Gaji ASN

13 Januari 2026 - 17:24 WIB

Trending di Pekanbaru