Menu

Mode Gelap
Green Policing, Polsek Rangsang Tanam Pohon Hias di Gereja GPdI Desa Beting Dusun Banau Roby Tinjau Rehabilitasi Jalan Sei Jati, Pastikan Masyarakat Merasakan Dampak dan Manfaat Sapu Bersih Narkoba di Wilayah Hukum Polres Bengkalis Satnarkoba Bekuk Penyalah Guna Narkoba di Kecamatan Bantan Satresnarkoba Polres Bengkalis Kembali Bongkar Peredaran Sabu di Kelapapati, Dua Pengedar Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus 2 Pengedar Sabu, 4,45 Gram Barang Haram di Amankan Petugas ‎Pemilihan BPD Desa Bukit Padi Resmi Digelar di Balai Desa

Riau

Merendra Kenangan di Atas Sampan, Bupati Afni Tinjau Sungai Mempura yang Kian Menyempit

badge-check


					Bupati Siak Afni Zulkifki dan Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo, menelusuri Sungai Mempura. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak Afni Zulkifki dan Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo, menelusuri Sungai Mempura. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK- Sampan kecil itu kembali membelah tenangnya Sungai Mempura pada Kamis, 27 November 2025. Di atasnya, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli tampak hanyut dalam kenangan. Alunan dayung seolah membawa kembali masa kecilnya ketika ia dan sang Uwan (nenek) menempuh rute yang sama untuk mengajar mengaji, memanen durian, dan memetik manggis.

“Waktu dulu kami bekayuh dengan sampan yang lebih kecik dari ini,” kenang Afni sambil memandang permukaan sungai yang berair merah khas gambut, air yang menyimpan potongan kehidupan sederhana keluarganya.

Namun di balik nostalgia itu, ada persoalan nyata yang kini dihadapi masyarakat. Sungai Mempura, yang menjadi urat nadi aktivitas nelayan dan warga, semakin tertutup oleh tumbuhan liar. Kondisi ini membuat alur sungai menyempit, menghambat perahu nelayan, sekaligus meningkatkan risiko banjir.

Didampingi Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo, Bupati Afni mengayu, meninjau langsung titik-titik yang mengalami penyumbatan. Ia mengatakan, pemerintah daerah akan mulai melakukan pembersihan sekitar 5 kilometer dari total panjang sungai yang mencapai 21 kilometer.

“Insya Allah tahun ini kita bersihkan 5 kilometer dulu. Sisanya tahun depan, karena anggaran saat ini masih sangat terbatas,” ungkap Afni.

Selain Sungai Mempura, kebutuhan normalisasi juga masih mendesak di Benteng Hulu serta berbagai anak sungai di wilayah Mandau. Meski demikian, Bupati Afni menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bergerak, sedikit demi sedikit, demi memastikan sungai-sungai di Siak tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kita terus berupaya dengan segala cara,” kata bupati perempuan pertama di negeri istana itu.

Di tengah derasnya pembangunan, perjalanan singkat di atas sampan itu mengingatkan bahwa sungai bukan sekadar aliran air. Air adalah ruang hidup, sumber penghidupan, sekaligus penjaga cerita-cerita lama yang tak boleh hilang. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Siak Perjuangkan Revitalisasi Sekolah dan Guru Honorer ke Kemendikdasmen

14 Mei 2026 - 10:55 WIB

Ekonomi Siak Tumbuh Melampaui Rata-rata Provinsi Riau

14 Mei 2026 - 10:22 WIB

KWT Gamar Sejahtera Diduga Jual Pupuk Jatah dan Manipulasi Data

13 Mei 2026 - 18:44 WIB

Komitmen, PT BSP Bantu Perbaikan Gorong-gorong Penyebab Banjir di Sabah Auh

13 Mei 2026 - 10:41 WIB

Marwah Diri

10 Mei 2026 - 08:56 WIB

Trending di Minda