Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Riau

LAMR Riau Sambut Baik Hibah Tanah 245,5 Ha dari Junaidi Zhang untuk Pembangunan Mako Kopassus di Dumai

badge-check


					Ketum MKA LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf. (Foto: dokumen) Perbesar

Ketum MKA LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf. (Foto: dokumen)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, menyatakan bahwa LAMR menyambut baik hibah tanah seluas 245,5 hektare dari Junaidi Zhang atau yang akrab disapa Pak Ayu untuk pembangunan Markas Komando (Mako) Kopassus di Dumai.

Datuk Seri Marjohan mengatakan, hibah tanah tersebut menunjukkan kepedulian dan solidaritas dalam mendukung rencana pembangunan fasilitas pertahanan di wilayah Riau.

Menurut Datuk Seri Marjohan, kontribusi itu menjadi daya ungkit atau leverage yang dapat membangkitkan semangat kebersamaan.

Ia menjelaskan bahwa langkah Junaidi Zhang bukanlah yang pertama dalam mendukung kegiatan pembangunan di Dumai. Sebelumnya, Junaidi juga berperan dalam pengadaan tanah untuk pembangunan kantor Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota Dumai.

Selain itu, Junaidi disebut aktif memberikan bantuan sosial kepada masyarakat setiap tahun. “Konsistensi itu menunjukkan komitmen kuat dari Pak Ayu dalam mendukung kemajuan daerah,” ungkap Datuk Seri Marjohan, Sabtu (29/11/2025).

Datuk Seri Marjohan berharap tindakan tersebut dapat menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk ikut serta membantu program pembangunan di berbagai bidang. Ia menegaskan bahwa kontribusi dapat diberikan sesuai kemampuan masing-masing.

Dukungan masyarakat, ucap Datuk Seri Marjohan, sangat penting untuk mempercepat pembangunan, termasuk dalam sektor pertahanan yang menjadi prioritas pemerintah. Ia juga menilai peran tokoh-tokoh lokal seperti Junaidi Zhang dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.

Mengutip tunjuk ajar Melayu, Datuk Seri Marjohan menyampaikan ungkapan adat yang bagi orang Melayu menempatkan budi sebagai nilai luhur.

“Kebaikan akan selalu dikenang, sebagaimana pepatah mengatakan, hutang emas dapat dibayar, hutang budi dibawa mati,” ujar Datuk Seri Marjohan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selamatkan Ribuan Honorer Non ASN, Ini Langkah Terukur dari Pemkab Siak

18 Januari 2026 - 17:36 WIB

K.H. Muhammad Mursyid Hadiri Milad Muhammadiyah ke-113 di Kuok, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Peran Ormas untuk Kemajuan Daerah

18 Januari 2026 - 14:30 WIB

Menampi Dedap

18 Januari 2026 - 09:43 WIB

Siak Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes RI

18 Januari 2026 - 06:02 WIB

Pulau Terubuk Bersholawat Bersempena Haul Raja Kecik Berjalan Khidmat

17 Januari 2026 - 23:39 WIB

Trending di Bengkalis