Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis Reses di Letung, Ismeth Abdullah Tampung Aspirasi Warga Jemaja soal Listrik, Kesehatan, dan Infrastruktur Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Perkuat Identitas Pariwisata dan Budaya Tarik 650 Peserta Lokal dan Mancanegara, Bintan Trekking 2026 Dongkrak Pariwisata dan UMKM Bhabinkamtibmas Desa Alahair Cek Peternakan Kambing Warga Dukung Ketahanan Pangan

Siak

Menteri HAM Dukung Bupati Siak Perjuangkan Hak Dasar Warga

badge-check

Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: ist) Perbesar

Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK– Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, dalam memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Pigai saat dialog bersama Pemerintah Kabupaten Siak dan masyarakat dalam kunjungan kerjanya ke Siak, Ahad (14/12/2025). Ia menilai keberanian Bupati Afni menyuarakan persoalan agraria dan HAM mencerminkan adanya ruang kosong kehadiran negara yang selama ini dirasakan langsung oleh warga.

Menurut Pigai, Afni tengah mengisi kekosongan peran negara yang belum sepenuhnya hadir di tengah persoalan masyarakat. “Bupati Afni menyampaikan dengan berani apa yang dialami rakyatnya,” ujar Pigai.

Pigai kemudian menyoroti peran korporasi yang beroperasi di daerah. Ia menegaskan, kehadiran perusahaan semestinya tercermin dalam peningkatan kesejahteraan, kesehatan, serta kondisi sosial masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Kalau perusahaan hadir tapi tidak membawa dampak positif, secara moral patut dipertanyakan untuk apa mereka datang. Mestinya ia hadir sebagai malaikat, bukan monster bagi masyarakat,” tegasnya.

Pigai juga menyinggung ironi akumulasi kekayaan korporasi yang melahirkan konglomerasi, sementara infrastruktur dasar seperti jalan di sekitar wilayah operasional masih belum terbangun. “Pertanyaannya sederhana, apakah datang mengambil kekayaan, atau datang untuk membangun kehidupan bersama,” kata Pigai.

Bupati Siak Afni Zulkifli sebelumnya mengungkapkan sempitnya ruang pembangunan masyarakat akibat dominasi Hak Guna Usaha (HGU) dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Kondisi tersebut dinilai menghambat pemenuhan hak-hak dasar warga dan berpotensi memicu konflik agraria.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Siak, HGU tersebar di 54 kampung dan enam kelurahan, sedangkan HTI dan kawasan hutan mencakup 63 kampung dan dua kelurahan dari total 131 kampung dan kelurahan. Akibatnya, sekitar setengah juta jiwa penduduk masih mengalami keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia

26 Juli 2026 - 07:37 WIB

Bupati Afni dan Menkeu Purbaya Bertemu, Suasana Reuni Warnai Silaturahmi

24 Juli 2026 - 22:34 WIB

Komisi X DPR RI Pastikan Siak Dapat Revitalisasi Sekolah dan DAK Non Fisik Rp240 Miliar

22 Juli 2026 - 22:10 WIB

Alhamdulillah, Revitalisasi Istana Siak dan Balairung Sri Akhirnya Dapat Dana APBN

22 Juli 2026 - 20:55 WIB

Di Gelapnya Malam Teluk Lanus, Harianto Diterkam Raja Hutan

22 Juli 2026 - 09:32 WIB

Trending di Siak