Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Nasional

Waspadalah, Modus QRIS Palsu Mengintai, Ini Pesan BI

badge-check


					Ilustrasi QRIS. (Foto: net) Perbesar

Ilustrasi QRIS. (Foto: net)

RiauKepri.com, JAKARTA — Maraknya penggunaan QRIS dalam transaksi non-tunai kini diiringi munculnya modus penipuan baru yang memanfaatkan kode QR palsu. Penipu memalsukan tampilan QRIS dengan meniru identitas pedagang, jenis barang, hingga nominal transaksi untuk mengelabui calon korban.

Dalam skema ini, korban yang berniat melakukan pembayaran justru tanpa sadar mentransfer uang ke rekening pelaku. Modus tersebut kerap terjadi di lokasi ramai atau pada transaksi cepat, ketika pembeli dan pedagang sama-sama kurang teliti.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menegaskan bahwa sistem QRIS pada dasarnya telah dibangun dengan standar keamanan nasional dan mengacu pada praktik terbaik secara global. Namun, keamanan transaksi tidak hanya bergantung pada sistem, melainkan juga pada kewaspadaan pengguna.

Menurut Filianingsih, keamanan QRIS merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat. Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan pelaku industri terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada merchant dan masyarakat terkait penggunaan QRIS yang aman.

Ia menjelaskan, QRIS dapat digunakan melalui pemindaian gambar maupun mesin EDC, sehingga pedagang perlu memahami prosedur yang benar. Salah satu langkah penting adalah memastikan status pembayaran telah berhasil sebelum menyerahkan barang atau jasa kepada pembeli.

Pedagang juga diminta selalu memeriksa notifikasi pembayaran yang masuk ke sistem mereka. Konfirmasi ini menjadi kunci untuk menghindari kerugian akibat transaksi fiktif atau pembayaran yang ternyata tidak pernah diterima.

Di sisi lain, pembeli juga memegang peran penting dalam mencegah penipuan. Filianingsih mengingatkan agar konsumen selalu memeriksa nama merchant yang muncul di layar ponsel setelah memindai QRIS.

Jika nama yang tertera tidak sesuai dengan jenis usaha atau identitas pedagang, pembeli diminta segera membatalkan transaksi. Ketidaksesuaian data tersebut bisa menjadi indikasi kuat adanya QRIS palsu.

Bank Indonesia dan ASPI, lanjut Filianingsih, secara rutin melakukan pengawasan terhadap Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) QRIS, termasuk aspek perlindungan konsumen. Pengawasan ini bertujuan memastikan seluruh pihak mematuhi ketentuan yang berlaku.

Dengan meningkatnya literasi dan kewaspadaan, BI berharap masyarakat tetap dapat memanfaatkan QRIS secara aman dan nyaman. Sinergi antara regulator, pelaku usaha, dan konsumen dinilai menjadi kunci utama dalam menutup celah penipuan di era pembayaran digital.

Ciri-ciri pelaku modus penipun QRIS bayar:

  • Pelaku mengaku pembeli dan mengatakan QRIS penjual error atau tidak bisa digunakan
  • Menolak melakukan transfer manual dengan berbagai alasan teknis
  • Mengarahkan penjual mengirimkan QR Bayar dari mobile banking penjual

Tips menghindari penipuan QRIS bayar:

  • Gunakan hanya QRIS statis untuk menerima pembayaran dari pembeli
  • Jangan pernah mengirimkan QR dari menu “Bayar” di aplikasi Bank. QR tersebut digunakan untuk melakukan pembayaran di merchant seperti minimarket dan bukan untuk menerima uang
  • Gunakan satu kanal pembayaran resmi (QRIS usaha) dan hindari berbagi QR dari rekening pribadi

(RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027

16 Januari 2026 - 20:14 WIB

Audiensi dengan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Tetap Wartawan

14 Januari 2026 - 07:10 WIB

3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak

13 Januari 2026 - 15:44 WIB

Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026

13 Januari 2026 - 14:27 WIB

ASEAN Bersiap Sambut Mata Uang BRICS, Indonesia Berpeluang Jadi Penghubung Perdagangan Regional

12 Januari 2026 - 09:33 WIB

Trending di Nasional