RiauKepri.com, PEKANBARU– Nasib tragis menimpa Dwi Suhendra (19). Remaja asal Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, ini ditemukan tewas setelah diterkam buaya di Sungai Teluk Dalam.
Kapolsek Sungai Sembilan, Iptu Apriadi, mengatakan jasad korban ditemukan pada Sabtu (20/12/2025) sore, menjelang magrib. Korban ditemukan tersangkut di dekat akar pohon bakau di pinggir sungai.
“Jenazah korban ditemukan dengan luka gigitan pada telapak dan jari kaki sebelah kiri,” ujar Apriadi, Senin (22/12/2025).
Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga sepakat memulangkan jenazah ke kampung halaman korban di Rantau Prapat, Provinsi Sumatera Utara, untuk dimakamkan.
Apriadi menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (19/12/2025). Sekitar pukul 11.00 WIB, korban pergi memancing bersama dua rekannya, Tukimin (40) dan Misman (55), menggunakan sampan di Sungai Teluk Dalam.
Saat sedang memancing, korban yang merupakan anak dari pasangan Sutrisno (52) dan Atik (47) mencelupkan kakinya ke dalam air.
Sekitar pukul 15.00 WIB, seekor buaya tiba-tiba menerkam kaki korban dan menariknya ke dalam sungai. “Korban memasukkan kakinya ke dalam air. Sungai tersebut memang merupakan habitat buaya,” jelas Apriadi.
Kedua rekan korban tidak mampu memberikan pertolongan dan segera meminta bantuan warga. Puluhan warga kemudian menyisir sungai menggunakan sekitar 20 unit sampan. Namun, hingga pencarian dilakukan sampai subuh, korban belum ditemukan.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya dengan melibatkan petugas Polsek Sungai Sembilan. Pada hari kedua, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Jenazah korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal serangan,” kata Apriadi.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama di wilayah yang diketahui sebagai habitat buaya, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (RK1)







