Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Pekanbaru

Sekdaprov Riau Buka Musda ke-8 MUI Riau, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

badge-check


					Sekdaprov Riau Syahrial Abdi. (Foto: ist) Perbesar

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) ke-8 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau yang digelar di Gedung Dharma Wanita, Selasa (23/12/2025).

Musda ke-8 MUI Riau mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Riau Maju dan Berkelanjutan dalam Lingkungan Budaya Melayu yang Agamis”.

Dalam sambutannya, Syahrial Abdi menyambut baik pelaksanaan Musda tersebut. Ia berharap forum lima tahunan ini mampu menyatukan visi dan persepsi antara pemerintah dan ulama dalam membangun spiritualitas masyarakat Riau.

“Saya berharap hubungan kerja sama antara pemerintah dan ulama ke depan dapat semakin menguat dalam membangun spiritualitas masyarakat dan menyemarakkan kegiatan keagamaan di Riau,” ujarnya.

Syahrial menilai tema Musda sangat relevan dengan tantangan zaman serta kebutuhan umat saat ini. Menurutnya, MUI memiliki peran strategis sebagai penjaga akidah umat, perekat persatuan, sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan kehidupan beragama yang moderat, rukun, dan berkeadaban.

“Kami Pemprov Riau mendukung penuh Musda ke-8 MUI Riau sebagai agenda penting untuk memperkuat eksistensi MUI dalam pembinaan umat serta mengantisipasi dinamika sosial keagamaan yang semakin kompleks,” katanya.

Ia berharap Musda ini menjadi momentum evaluasi dan konsolidasi organisasi, sekaligus melahirkan rumusan program yang implementatif guna memperkuat peran ulama dalam pembangunan moral dan akhlak masyarakat.

Sementara itu, Ketua MUI Riau, Ilyas Husti, menyebut Musda MUI merupakan forum tertinggi di tingkat daerah yang memiliki makna strategis, tidak hanya untuk evaluasi dan regenerasi kepemimpinan, tetapi juga sebagai wahana muhasabah dan perumusan arah perjuangan ulama ke depan.

Menurutnya, MUI Riau memiliki peran penting sebagai khadimul ummah, shadiqul hukumah, dan himayatul ummah yang menuntut kehadiran aktif dalam memberikan bimbingan keagamaan, fatwa, tausiyah, serta rekomendasi strategis bagi umat.

“Kita menyadari tantangan umat ke depan semakin kompleks, mulai dari moderasi beragama, penguatan akidah, pengaruh digital, penyebaran paham menyimpang, hingga degradasi moral generasi muda,” ujarnya.

Ia berharap Musda ke-8 MUI Riau mampu melahirkan program kerja yang visioner dan realistis serta kepemimpinan MUI yang amanah, berintegritas, dan kolektif kolegial demi memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat Riau. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadramaut

17 Januari 2026 - 08:25 WIB

Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian

16 Januari 2026 - 06:12 WIB

Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

15 Januari 2026 - 18:43 WIB

‎Di Panggil Presiden Prabowo, Rektor Unilak Prof Junaidi hadir Bersama 1200 Rektor di Istana Presiden

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

LAMR Terima Kunjungan Mahasiswa University Malaya, Perkuat Edukasi Budaya Melayu Serumpun

15 Januari 2026 - 07:10 WIB

Trending di Pekanbaru