RiauKepri.com, BINTAN – Tim Ahli Rumah Aspirasi Sturman Panjaitan Batam melakukan peninjauan bantuan ayam petelur kepada lima kelompok tani di Kabupaten Bintan, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di kandang ternak ayam petelur Kelompok Tani Tunas Tani, Jalan Perintis RT/RW 004/007, Kelurahan Teluk Lobam.
Peninjauan tersebut dihadiri oleh PPL Pertanian Kecamatan Seri Kuala Lobam, Siti Jaziro, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan, di antaranya Kelompok Tani Tunas Tani, Kelompok Wanita Tani Mandiri, Kelompok Tani Mawar Jingga, Kelompok Tani Maju Jaya, dan Kelompok Tani Bina Karya.
Tim Ahli Rumah Aspirasi Sturman Panjaitan yang hadir yakni Hotner Panjaitan, ST, Jhonter Sirait, ST, dan Putri, SH.
Hotner Panjaitan, ST menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok tani atas kerja sama yang telah terjalin dalam menyukseskan program bantuan ternak ayam petelur tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kelompok tani yang telah menerima dan mengelola bantuan ini dengan baik. Program ini merupakan bagian dari sinergi ketahanan pangan nasional dengan program aspirasi Sturman Panjaitan, yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian anggota kelompok tani,” ujar Hotner.
Senada dengan itu, Jhonter Sirait, ST berharap bantuan ayam petelur yang telah diberikan dapat menjadi pemicu semangat bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan usaha peternakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha yang lebih besar dan mandiri oleh kelompok tani,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Jhonter Sirait juga membuka sesi dialog dengan para petani terkait kendala yang dihadapi di lapangan. Dari sesi tanya jawab tersebut, para kelompok tani menyampaikan permasalahan utama berupa tingginya harga pakan ayam petelur.
Menanggapi aspirasi tersebut, kelompok tani berharap agar ke depan Rumah Aspirasi Sturman Panjaitan dapat memprogramkan bantuan mesin pembuat pakan ternak.
“Aspirasi ini akan kami tampung dan kami upayakan untuk dijadikan program ke depan, tentu melalui mekanisme dan persetujuan yang berlaku,” ungkap Jhonter.
Sementara itu, PPL Pertanian Kecamatan Seri Kuala Lobam, Siti Jaziro, mengaku bangga atas perkembangan usaha ternak ayam petelur yang dijalankan oleh kelompok tani penerima bantuan.
“Saya sangat bangga dengan semangat dan kerja keras kelompok tani. Harapannya, usaha ternak ini terus berkembang sehingga dapat mendukung ketahanan pangan nasional, bahkan menjadikan Kabupaten Bintan sebagai pemasok telur bagi daerah sekitar,” tuturnya. (*)







