Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Siak

Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia

badge-check

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, didampingi istri Siti Sarifah memberi dukungan morah terhadap balit kelainan jantung. (Foto: ist) Perbesar

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, didampingi istri Siti Sarifah memberi dukungan morah terhadap balit kelainan jantung. (Foto: ist)

RiauKepri.com, SIAK– Di usia yang masih sangat belia, Hamizan Asshauqi (1), balita asal Desa Bukit Agung, Kecamatan Kerinci Kanan, harus berjuang melawan kelainan jantung bawaan yang dideritanya sejak lahir. Di tengah perjuangan itu, harapan datang dari kepedulian banyak pihak, termasuk Yayasan Jantung Indonesia (YJI) dan Pemerintah Kabupaten Siak.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, didampingi istri Siti Sarifah, hadir langsung memberikan dukungan moral kepada keluarga Hamizan. Ia mengapresiasi bantuan YJI serta peran pemerintah kampung dan masyarakat yang terus membersamai proses pengobatan balita tersebut.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan Yayasan Jantung Indonesia. Semoga berkah dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pengobatan Hamizan,” ujar Syamsurizal, Jumat (16/1/2026).

Syamsurizal menegaskan, Pemkab Siak memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program BPJS Universal Health Coverage (UHC) telah disiapkan agar warga tidak terbebani biaya pengobatan.

“Kami berharap fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan untuk meringankan beban keluarga,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia Pusat, Rezka Oktoberia, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan bantuan dana pendampingan sebesar Rp4 juta untuk kebutuhan konsultasi, obat-obatan, dan nutrisi anak.

“Hamizan sudah menjalani operasi pada 13 November 2025 dan Alhamdulillah ada kemajuan. Kami akan terus memonitor kondisinya dan memastikan perhatian berkelanjutan,” katanya.

Hamizan baru diketahui menderita kelainan jantung bawaan saat berusia delapan bulan, setelah orang tuanya menyadari pertumbuhannya berbeda dari bayi seusianya. Ia kemudian didiagnosis mengalami dextrocardia situs inversus, kondisi langka di mana posisi jantung berada di sisi kanan tubuh.

Sebelumnya, keluarga Hamizan juga mendapat bantuan dari Baznas, pemerintah kampung, serta masyarakat sekitar untuk membantu biaya operasi pertama di Jakarta. Sinergi berbagai pihak ini membuat proses pengobatan Hamizan dapat berjalan lebih lancar.

Dengan mata berkaca-kaca, orangtua Hamizan, Rio Rohman dan Rizky Widya, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang mereka terima.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas perhatian dari Pemkab Siak, pemerintah kampung, Baznas, masyarakat, dan Yayasan Jantung Indonesia. Bantuan ini sangat berarti bagi pengobatan anak kami,” ucapnya.

Berdasarkan rekomendasi medis, Hamizan masih akan menjalani operasi lanjutan saat berusia sekitar empat tahun. Pemkab Siak berharap, dengan dukungan berkelanjutan, Hamizan dapat terus memperoleh perawatan terbaik dan tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya.

Kisah Hamizan menjadi potret nyata bahwa kepedulian dan gotong royong antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat mampu menghadirkan harapan bagi keluarga yang sedang berjuang menghadapi ujian hidup. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ribuan Santri Ikut Doakan Negara Mampu Bayar Utang ke Siak

24 Okt 2026 - 13:14 WIB

Ribuan Santri Ikut Doakan Negara Mampu Bayar Utang ke Siak

Lantik 90 Pejabat, Wabup Siak Ingatkan Jabatan Bukan untuk Mencari Kenyamanan

21 Okt 2026 - 11:41 WIB

Lantik 90 Pejabat, Wabup Siak Ingatkan Jabatan Bukan untuk Mencari Kenyamanan

15 CPNS Imigrasi Siak Resmi Dilantik, Doly Tambunan: Ada Kebanggaan dan Tanggung Jawab

20 Okt 2026 - 16:21 WIB

15 CPNS Imigrasi Siak Resmi Dilantik, Doly Tambunan: Ada Kebanggaan dan Tanggung Jawab

Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar

20 Okt 2026 - 12:29 WIB

Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar

Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat

20 Okt 2026 - 12:27 WIB

Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat
Trending di Siak