RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melantik sejumlah Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (19/2), turut dihadiri Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura serta Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira. Momentum ini sekaligus menandai penataan organisasi yang lebih adaptif terhadap tantangan pembangunan daerah.
Sejumlah posisi strategis diisi oleh pejabat baru, di antaranya Andri Rizal sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan serta Martin Luther Maromon sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial, Kesejahteraan Rakyat, dan Pengembangan SDM. Penempatan ini diharapkan mampu memperkuat perumusan kebijakan lintas sektor.
Selain itu, Guntur Sakti dipercaya memimpin Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran, sementara M. Bisri menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Herry Andrianto dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, dan Ika Hasilah mengemban amanah sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Kepri.
Rotasi juga menyentuh jabatan birokrasi penunjang, seperti Sudianto sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Agusman sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Endri Joko Satrio sebagai Kepala Biro Umum, serta Sentot Faisal sebagai Kepala Badan Penghubung Provinsi Kepri.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menegaskan bahwa pelantikan dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan. Menurutnya, dinamika organisasi diperlukan agar birokrasi tetap berjalan efektif dan mampu merespons kebutuhan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa jabatan bukanlah hak pribadi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata. Setiap pejabat, kata Ansar, akan terus dievaluasi berdasarkan capaian kerja dan kontribusinya terhadap organisasi.
Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara agar sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi. Pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi, melakukan konsolidasi internal, dan memastikan program kerja berjalan optimal.
Perhatian khusus disampaikan kepada perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ansar berharap pelayanan publik di Kepri semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menutup arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa seluruh kepala OPD wajib menjadikan RPJMD Provinsi Kepulauan Riau sebagai pedoman utama dalam bekerja. Ia pun mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik seraya berharap amanah tersebut dijalankan dengan integritas dan dedikasi tinggi demi kemajuan daerah. (RK9/*)







