RiauKepri.com, INHIL- Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Datuk Laksamana RT 11 RW 04, Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (3/2/2026) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan puluhan bangunan, termasuk rumah warga, gudang, hingga fasilitas pemerintah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan di lokasi terbuat dari kayu dan papan, ditambah hembusan angin yang cukup kencang.
“Berdasarkan data sementara, sebanyak 26 rumah warga dilaporkan terbakar. Selain itu, tujuh gudang, Mapolsek Concong, serta Kantor Babinsa Concong Luar turut dilalap api,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, menjawab wartawan.
Tiga rumah lainnya, sambung Junaidi, mengalami kerusakan akibat terdampak kebakaran. “Kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan, sementara penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui,” katanya.
Junaidi mejelaskan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 07.30 WIB dari Camat Concong. “Setelah menerima laporan, personel Damkar langsung bergerak menuju lokasi menggunakan speedboat bermesin 500 PK dengan kekuatan 15 personel,” ujar Junaidi.
Upaya pemadaman turut dibantu personel Damkar Kecamatan GAS sebanyak tiga orang, Damkar Concong satu orang, serta tim Satredkar PSMTI, Balakar GAS, Balakar Concong, dan masyarakat setempat.
Menurut Junaidi, proses pemadaman mengalami kendala karena api cepat menyebar di kawasan permukiman kayu serta dipicu angin kencang.
Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.15 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan pada pukul 12.00 WIB guna mencegah munculnya titik api baru.
“Pukul 13.00 WIB dilakukan pemeriksaan akhir bangunan untuk memastikan api benar-benar padam,” jelasnya.
Sumber air pemadaman berasal dari sungai di sekitar lokasi kejadian dengan dukungan sekitar 15 unit mesin pemadam.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara aparat masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran dan total kerugian yang ditimbulkan,” ucap Junaidi. (RK1)







