Menu

Mode Gelap
Polda Riau Hadirkan Jalur Klinik Terapung dan Bantuan Sosial Sapa Warga Pesisir Sungai Siak Lepas 44 Jemaah Calon Haji, Bupati Roby : Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali BRK Syariah dan Kejari Siak Perkuat Sinergi untuk Penyelesaian Pembiayaan Secara Berkeadilan ‎Pemdes Ulu Maras Salurkan BLT, Warga Tidak Hadir Tetap Dilayani ke Rumah ‎Fokus di Simpang Menuju Puskesmas, Goro Jumat ASRI Libatkan Banyak Instansi di Jemaja Timur Aksi Senyap Berujung Tangkap Transaksi Sabu di Jantung Kota Mandau Digulung Polisi

Nasional

Wakil Koordinator KontraS Diserang Air Keras, Polisi Sisir Bukti dan CCTV

badge-check


					Kombes Pol Budi Hermanto. Kabid Humas Polda Metro Jaya. (Foto: Net) Perbesar

Kombes Pol Budi Hermanto. Kabid Humas Polda Metro Jaya. (Foto: Net)

RiauKepri.com, JAKARTA – Aparat kepolisian tengah mengusut kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia (HAM), Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat kini melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, serta mengumpulkan berbagai barang bukti yang dapat membantu proses penyelidikan.

“Peristiwa dugaan penyiraman cairan berbahaya terhadap korban memang terjadi di kawasan Salemba. Saat ini kepolisian sedang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motifnya,” ujar Budi, Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan informasi awal, penyidik menduga aksi tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku. Namun dugaan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan saksi dan analisis bukti di lokasi kejadian.

Serangan itu terjadi pada Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor ketika tiba-tiba disiram cairan oleh orang tak dikenal hingga terjatuh dan mengalami luka serius.

Akibat insiden tersebut, Andrie Yunus mengalami luka pada beberapa bagian tubuh, termasuk tangan, badan, dan wajah, sehingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Polisi juga memprioritaskan proses pemulihan korban sebelum meminta keterangan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Sementara itu, pihak KontraS mengecam keras serangan tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku. Mereka menilai peristiwa ini merupakan bentuk kekerasan serius terhadap pembela HAM yang harus ditangani secara transparan dan menyeluruh.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami kronologi kejadian serta menelusuri kemungkinan motif di balik penyerangan terhadap aktivis tersebut. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

16 April 2026 - 16:22 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

15 April 2026 - 13:05 WIB

WFH Berlaku Tiap Jumat, Imigrasi Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan Tanpa Gangguan

10 April 2026 - 13:23 WIB

Bupati Siak Dorong Lahan untuk Rakyat, Bukan Perpanjangan Izin Perusahaan

10 April 2026 - 09:58 WIB

Program Pemali Boarding School Hanya Terima 36 Siswa

10 April 2026 - 06:31 WIB

Trending di Nasional