Menu

Mode Gelap
DPRD Kepulauan Meranti Gelar Paripurna ke-5, 7 Ranperda Masuk Agenda Pembahasan Dua Putra Terbaik Meranti Siap Harumkan Nama Riau di Kejurnas Woodball 2026 KPK: Jabatan Sekda Kuansing Diduga Ditebus Land Cruiser Rp2,05 Miliar, Bupati Jadi Tersangka Berapa Harga Jabatannya, Pak? Suhardiman Langsung Terdiam Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Anambas

Ketua Komisi I DPRD Anambas, Hj. Tetty Tinjau Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak

badge-check


					Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hj. Tetty Hadiyati, tinjau kondisi para korban. (Foto: ist) Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hj. Tetty Hadiyati, tinjau kondisi para korban. (Foto: ist)

‎‎RiauKepri.com, ANAMBAS – Suasana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (18/4/2026), dipenuhi kecemasan. Sejumlah pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, terbaring lemah diduga akibat keracunan makanan.

‎Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Hj. Tetty Hadiyati, turun langsung meninjau kondisi para korban. Ia tampak serius, namun tetap menyampaikan harapan atas kesembuhan anak-anak yang dirawat.

‎Saat kunjungan berlangsung, tercatat enam anak masih menjalani perawatan intensif.


‎Sementara itu, informasi yang beredar menyebutkan jumlah korban sempat mencapai Seratus lebih orang, meski  sebagian besar di antaranya telah diperbolehkan pulang.

‎“Alhamdulillah, kondisi anak-anak sudah mulai membaik,” ujar Hj. Tety.

‎Ia juga mengapresiasi kesigapan tenaga kesehatan dan dokter di RSUD Palmatak yang dinilai telah memberikan penanganan secara maksimal.

‎Meski kondisi korban berangsur membaik, penyebab pasti kejadian tersebut hingga kini masih belum diketahui.

‎Dugaan sementara mengarah pada makanan yang berasal dari program penyediaan konsumsi di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah. Namun demikian, kepastian penyebab masih menunggu hasil uji laboratorium.
‎“Kita tunggu hasilnya. Jangan sampai berspekulasi,” tegasnya.

‎Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD memastikan tidak akan tinggal diam. Komisi I berencana menggelar rapat internal, berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum, hingga kemungkinan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.

‎Menurut Hj. Tety, langkah yang diambil ke depan harus berbasis data dan hasil investigasi yang akurat.

‎“Kalau sudah ada hasil, baru kita duduk bersama eksekutif dan pihak terkait untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap program penyediaan makanan akan diperketat. Peran tenaga ahli gizi serta standar kebersihan dan kelayakan makanan menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak terulang.

‎“Pastikan makanan yang diberikan benar-benar layak konsumsi sebelum didistribusikan,” tegasnya.

‎Ke depan, DPRD juga akan lebih aktif melakukan pengawasan lapangan, termasuk membuka peluang peninjauan bersama lintas instansi, mulai dari dinas kesehatan hingga dinas pendidikan.

‎Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keamanan pangan, khususnya bagi anak-anak, harus menjadi prioritas dan tidak boleh dianggap sepele. (RK 15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KKP Lakukan Survei Topografi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jemaja Timur Masuki Tahap Awal

27 Juni 2026 - 11:54 WIB

Jumat ASRI Jemaja Timur Libatkan Forkopimcam, Warga, dan Mahasiswa KKN UGM Bersihkan Lingkungan Desa Bukit Padi

27 Juni 2026 - 11:50 WIB

Camat Siantan Hadiri Buka Puasa Asyura dan Santunan Anak Yatim, Apresiasi Kepedulian Majelis Taklim Istiqomah

27 Juni 2026 - 11:46 WIB

HNSI Jemaja dan Kapolsek Perkuat Sinergi, Nelayan Diimbau Waspada Musim Angin Selatan

27 Juni 2026 - 11:39 WIB

HUT ke-18 Anambas, DPRD Ajak Masyarakat Refleksikan Perjuangan Pembentukan Daerah

24 Juni 2026 - 14:45 WIB

Trending di Anambas